Peristiwa

Puting beliung ancam Yogyakarta

1.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:31
10 JAN 2017
Dok. Pohon tumbang diterjang puting beliung. Foto: Antara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang diprediksi berlangsung hingga Februari mendatang.

"Seluruh wilayah di Kota Yogyakarta rawan mengalami angin kencang, sehingga seluruh pihak diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana ini dan melakukan sejumlah antisipasi untuk mengurangi korban," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Yogyakarta Agus Winarto, seperti dilansir Antara, hari ini.

Tahun lalu, peristiwa angin kencang terjadi dua kali, di seputar kawasan kebun binatang Gembira Loka yang mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan di sekitar Jalan Veteran, Yogyakarta yang mengakibatkan robohnya sejummlah baliho.

Selain angin kencang, potensi bencana yang tetap diwaspadai adalah luapan air sungai dan tebing sungai yang longsor karena tebing seluruh sungai di Kota Yogyakarta rawan longsor.

BPBD Kota Yogyakarta juga sudah menghitung kecepatan air dari Posko Ngentak yang masuk ke Sungai Code, yaitu membutuhkan waktu 48 menit jika tidak ada material apapun yang menyertai aliran, dan 43 menit apabila aliran air sungai membawa material.

Menurut Agus, sejumlah langkah antisipasi harus terus dilakukan seperti pengecekan kondisi pohon pohon perindang di tepi jalan atau di persil milik pribadi.

"Jika memang dirasa sudah terlalu rindang atau batangnya rapuh, maka perlu segera dipangkas atau ditebang agar tidak mudah roboh saat terjadi angin kencang," katanya.

Dia juga berharap kejadian robohnya baliho alat peraga kampanye hingga menyebabkan korban jiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, tidak terulang. "Kami komunikasi ke KPU Kota Yogyakarta untuk mengecek baliho yang dimiliki," katanya.

"Kami juga meminta agar masyarakat tidak memaksakan diri berkendara saat hujan dan angin kencang. Lebih baik berteduh di tempat aman," katanya.

Terbaru
29 Mei 2017 | 19:20
THR harus dibayar H-7 Lebaran
23 Mei 2017 | 19:53
Polisi gerebek penimbun BBM
23 Mei 2017 | 16:19
Pendemo skandal BLBI ricuh