Peristiwa

Mobil murah boleh jadi taksi online, Organda protes

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:35
11 JAN 2017
Mobil-mobil low cost green car
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan memprotes rencana pemerintah membolehkan mobil murah alias low coat green car berdapur pacu di bawah 1.300 cc menjadi taksi online.

Menurut Shafruhan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan telah tunduk kepada perusahaan asing, jika benar-benar mengizinkan mobil murah ikut mengaspal menarik penumpang.  

"Ini sangat kelihatan bahwa pemerintah kita bisa ditekan perusahaan asing agar mobil LCGC bisa dijadikan angkutan sewa," ujarnya kepada Rimanews, hari ini.

Pemerintah tengah merevisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek Jenis Angkutan Sewa atau taksi dalam jaringan (daring/online). Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto Iskandar, revisi itu menyoal perubahan batas kapasitas mesin (cc) taksi online.

Shafruhan menjelaskan, kebijakan merevisi UU tersebut merupakan bentuk inkonsistensi pemerintah. Sebab, dalam aturan tersebut dijelaskan mengenai faktor keamanan dan kenyamanan penumpang sebagai pengguna moda transportasi.

"Dan itu sudah disepakati. Makanya ini ada apa? Pemerintah itu harus punya sikap tegas dalam menjalankan amanat Undang-Undang, karena dia kan disumpah saat menjabat," ungkap Shafruhan.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
23 April 2017 | 20:00
Rahasia bugar Menteri Khofifah