Peristiwa

Massa pro dan kontra Habib Rizieq membludak, Polda Jabar rekayasa lalu lintas

2.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:45
12 JAN 2017
Dok: massa FPI di depan Mapolda Jabar
Reporter
Arief Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews – Aparat Polda Jawa Barat melakukan rekayasa lalu lintas menyusul Jalan Soekarno Hatta dipenuhi ribuan massa FPI dan GMBI.

Hal itu dilakukan demi kelancaran pengamanan aksi sekaligus arus lalulintas di depan Mapolda Jabar, Polda Jabar, dengan melakukan contraflow di bypas yang terdapat empat lajur tersebut untuk menampung ribuan massa.

Hal ini dilakukan Polisi guna menampung massa yang sudah berkumpul sejak pukul 6 pagi, yang merupakan pendukung Front Pembela Islam dan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang kontra dengan Habib Rizieq.

‎"Pengaturan rekayasa lantas untuk mengurangi kepadatan arus  kita lakukan contraflow, yang ke arah Bandung kita tutup dulu untuk kepentingan penampungan massa‎", ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus Kepada Wartawan, Kamis (12/01/2017), di depan Mapolda.

"FPI nantinya akan mencapai 3000, belum ditambah masyarakat Sunda yang tergabung dari 7 organisasi masyarakat dan LSM," jelasnya.

Polisi akan bersiaga mengingat jumlah massa makin ber‎datangan menjelang siang.  

Polisi memperketat penjagaan di depan pintu masuk markas Polda menjelang hadirnya Habib Rizieq.

Pada pukul 08.00, kondisi sempat tegang akibat anggota GMBI menghadang sejumlah massa FPI. Kedua massa diarahkan polisi untuk tetap berada dalam rombongannya. Ratusan Aparat dari‎ Korps Brimob Sabhara membentuk sekat pemisah diantara kedua masa yang sempat bertikai. Polisi juga menggunakan kawat duri untuk menjaga massa di tempat mereka.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
27 Maret 2017 | 00:03
Puluhan warga keracunan makanan
26 Maret 2017 | 20:58
Banjir kembali melanda Bima
26 Maret 2017 | 18:56
Truk seruduk bengkel di Sumut
26 Maret 2017 | 12:19
Kilau batu akik yang kian meredup
26 Maret 2017 | 08:13
Jakarta hujan siang ini
25 Maret 2017 | 21:20
Gempa 4.0 SR guncang Ende
25 Maret 2017 | 17:40
Angin kencang hantam Pamekasan
24 Maret 2017 | 01:49
Mayat bayi di tempat sampah