Peristiwa

Pakar: baca judul berita langsung sebar sangat berbahaya

1.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:15
13 FEB 2017
Ilustrasi
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pakar media sosial, Nukman Luthfie mengungkapkan keprihatinan terkait cara masyarakat dalam membagikan dan membaca berita. Menurutnya, kondisi saat ini sangat berbahaya karena masyarakat berani menyebar berita hanya setelah membaca judulnya saja.

"Masyarakat sekarang hanya melihat judul tanpa membaca langsung disebarkan, jadi sekarang ini sudah ada perubahan atau shifting dari clickbait menjadi sharebait. Nah, ini bahaya sekali. Tidak tahu beritanya apa, lihat judul langsung share," di gedung DPR, Jakarta hari ini.

Menurutnya, masyarakat saat ini semakin sedikit yang mengkonsumsi berita dari media-media mainstream seperti televisi, radio, koran, atau majalah.

"Karena masyarakat menginginkan berita yang cepat dengan menganaktirikan sebuah akurasi bahkan kebenaran. Tapi tidak bisa diapa-apakan, karena adalah sebuah kehendak zaman," jelasnya.

Akan tetapi, yang dia sesalkan adalah masyarakat masih kesulitan membedakan mana berita palsu atau hoax dengan yang asli, bahkan kalangan pelajar sekalipun.

''Kemudian kebanyakan rekan-rekan pelajar itu masih tidak bisa membedakan mana berita palsu dengan berita yang asli,” katanya. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
26 Februari 2017 | 22:11
Banjir dan longsor landa Dieng
25 Februari 2017 | 16:00
Gempa 4,5 SR guncang Pidie Jaya
25 Februari 2017 | 02:43
Ibu dan anak tewas terpanggang
24 Februari 2017 | 13:38
Longsor di Gorontalo belum tertangani
24 Februari 2017 | 13:19
Sastrawan Gerson Poyk meninggal dunia
24 Februari 2017 | 04:04
Rumah warga rusak tersambar petir
23 Februari 2017 | 14:48
Satu keluarga bunuh diri tenggak racun
23 Februari 2017 | 03:04
Masjid roboh tertimpa pohon tumbang
23 Februari 2017 | 01:48
Puluhan orang keracunan nasi bungkus
Berita Terkait
20 Februari 2017 | 19:14
Ridwan Kamil sering jadi korban hoax