Peristiwa

Banyak media besar gunakan judul berita seperti media sosial

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
05:25
14 FEB 2017
Yosep Stanley Adi Prasetyo
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo menyayangkan banyak media arus utama atau mainstream yang menggunakan judul berita seperti yang dipakai di media sosial.

"Dan kebanyakan media-media mainstream itu bahkan menggunakan judul-judul berita laksana sebuah berita-berita di sosial media," katanya dalam diskusi bertajuk “Mewujudkan Pers yang Independen dan Netral sebagai Salah Satu Upaya Penanggulangan Berita Palsu (hoax)" di gedung DPR Senayan, Jakarta, kemarin.

“85 persen wartawan mainstream itu menggunakan sosmed sebagai dasar berita," imbuhnya.

Namun, media mainstream tetap harus dijadikan rujukan. Pasalnya, menurut Stanley, media mainstream menerapkan mekanisme penyaringan berita yang berlapis dalam memproduksi berita. Oleh karena itu, akurasi pesan yang disampaikan lebih bisa dipertanggungjawabkan.

"Media mainstream itu dalam memproduksi berita melalui mekanisme pertanggungjawaban air terjun yaitu berlapis-lapis. Jadi, melalui check and recheck yang berlapis-lapis sebelum itu dilansir sebagai sebuah berita. Dengan demikian, dia bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Lagi pula, ketika terjadi kesalahan atau ada pihak yang dirugikan dari pemberitaan, masyarakat dengan mudah dapat meminta pertanggungan jawab.

“Hal ini berbanding terbalik dengan sosial media yang lebih mementingkan kecepatan dibandingkan akurasi," jelasnya.

Terbaru
26 Februari 2017 | 22:11
Banjir dan longsor landa Dieng
25 Februari 2017 | 16:00
Gempa 4,5 SR guncang Pidie Jaya
25 Februari 2017 | 02:43
Ibu dan anak tewas terpanggang
24 Februari 2017 | 13:38
Longsor di Gorontalo belum tertangani
24 Februari 2017 | 13:19
Sastrawan Gerson Poyk meninggal dunia
24 Februari 2017 | 04:04
Rumah warga rusak tersambar petir
23 Februari 2017 | 14:48
Satu keluarga bunuh diri tenggak racun
23 Februari 2017 | 03:04
Masjid roboh tertimpa pohon tumbang
23 Februari 2017 | 01:48
Puluhan orang keracunan nasi bungkus
Berita Terkait
7 Februari 2017 | 04:58
Gaduh karena Dewan Pers