Peristiwa

Semua pintu air di Jakarta dibuka

905
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:45
16 FEB 2017
Dok: Pintu air kanal banjir timur. Foto: Antara
Editor
Febrianto
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatasi banjir kiriman dari hulu dengan membuka semua pintu air agar air tidak tertahan pada satu titik saja.

"Sekarang debit air di Katulampa sudah turun. Kami monitor terus, tiap menit pintu air dibuka," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.

Banjir akan terjadi di Jakarta telah diingatkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. BNPB sejak kemarin sore melaporkan Bendung Katulampa menyentuh angka 170 sentimeter dan masuk level Siaga II. 

Menurut Ahok, daerah yang saat ini terendam banjir merupakan kawasan yang belum terkena normalisasi sungai. Sehingga lebar sungai tidak mampu menampung debit air yang tinggi.

"Yang banjir itu memang daerah yang belum selesai normalisasi, termasuk banyak perumahan yang lokasinya nggak ada saluran air," ucapnya.

Ahok mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Teguh Hendarwan, untuk melaporkan perkembangan normalisasi yang dilakukan. Semua sungai yang terjadi penyempitan harus dilakukan normalisasi supaya kembali lebar.

"Kalau memang itu ada masalah, harus tetap normalisasi semuanya," demikian Beritajakarta.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
26 Februari 2017 | 22:11
Banjir dan longsor landa Dieng
25 Februari 2017 | 16:00
Gempa 4,5 SR guncang Pidie Jaya
25 Februari 2017 | 02:43
Ibu dan anak tewas terpanggang
24 Februari 2017 | 13:38
Longsor di Gorontalo belum tertangani
24 Februari 2017 | 13:19
Sastrawan Gerson Poyk meninggal dunia
24 Februari 2017 | 04:04
Rumah warga rusak tersambar petir
23 Februari 2017 | 14:48
Satu keluarga bunuh diri tenggak racun
23 Februari 2017 | 03:04
Masjid roboh tertimpa pohon tumbang
23 Februari 2017 | 01:48
Puluhan orang keracunan nasi bungkus
Berita Terkait
16 Februari 2017 | 11:01
Ciliwung meluap, Jakarta banjir