Peristiwa

Jokowi akan resmikan klinik apung Said Tuhuleley

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:57
17 FEB 2017
Klinik Apung Said Tuhuleley (Suara Muhammadiyah)
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kapal pesiar kesehatan atau Klinik Apung Said Tuhuleley yang diinisiasi oleh Lazismu, akan diresmikan Presiden Joko Widodo, pada 24 Februari 2017 di Ambon, Maluku, bertepatan dengan pembukaan Tanwir Muhammadiyah. 

Kapal yang dikhususkan untuk pelayanan kesehatan dan kemanusiaan bagi masyarakat Maluku dan Papua ini telah menyentuh air laut untuk yang pertama kalinya pada Jumat dini hari (17/2).

“Semua berangkat dari mimpi, ide dan harapan. Pelan semuanya itu didiskusikan, didesain dan dilaksanakan. Ketika semuanya itu tidak lagi sekedar senarai alam ide, rasa syukur dan kebahagiaan adalah sebuah anugerah terindah. Klinik Apung Said Tuhuleley (KAST) bukan khayalan, tetapi hasil dari mimpi untuk kemanusiaan bersama,” kata Direktur Utama Lazismu, Andar Nubowo seperti diberitakan Suara Muhammadiyah, hari ini. 

Akses kesehatan bagi masyarakat miskin mendapat perhatian serius dari Lazismu. Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional, ikhtiar mewujudkan layanan kesehatan adalah salah satu kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi. Demi mewujudkan hal itu, Lazismu mengadakan Klinik Apung Said Tuhuleley sebagai “floating clinic”, yang diharapkan menjadi solusi dari permasalahan layanan kesehatan di Maluku. Ini juga merupakan bagian dari penerapan program-program Lazismu di daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).

Andar mengatakan, Klinik Apung ini merupakan klinik pertama yang digagas Lembaga Amil Zakat Nasional Lazismu. “Dilengkapi fasilitas ruang tindakan (medis), ruang pemeriksaan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang selama ini tidak terjangkau di Maluku,” katanya.

Pemilihan Maluku sebagai tempat berlabuh bukannya tanpa alasan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2014, Maluku merupakan propinsi dengan jumlah tenaga kesehatan terendah, yakni hanya 1% dari total jumlah tenaga kesehatan se-Indonesia.

Klinik Apung Said Tuhuleley ini nantinya akan beroperasi untuk memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat pesisir atau pulau-pulau di Maluku. Sesuai dengan kondisi geografisnya.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Lingkungan Hidup, Kebencanaan dan ZIS, Hajriyanto Y. Thohari menuturkan, Maluku memiliki banyak pulau kecil dan terpencil yang harus ditempuh dengan jarak yang cukup jauh. “Pengadaan Klinik Apung ini akan sangat membantu masyarakat terpencil dalam mendapatkan pelayanan, baik kesehatan maupun pendidikan,” katanya.

Terbaru
23 April 2017 | 20:00
Rahasia bugar Menteri Khofifah