Peristiwa

TKW asal Majalengka terancam hukuman mati di Singapura

1.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
05:26
17 MAR 2017
Ilustrasi Hukuman Mati
Editor
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tenaga Kerja Wanita asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rasmina atau Minah (37) terancam hukuman mati, di Singapura karena diduga telah mebunuh majikannya.

Kapolsek Jatitujuh, Majalengka, AKP Asep Supriyadi, seperti dikutip dari Tribratanews, kemarin mendatangi rumah Acep Nurdin, suami dari Minah.

"Kami akan membantu pihak keluarga minah dengan menelusuri pihak yang memberangkatkan Minah ke luar negeri tersebut," kata Asep.

Acep dan keluarga Rasmina merasa cemas dan khawatir mengetahui anaknya yang terancam hukuman mati dan berharap pemerintah bisa membantu untuk menyelesaikan permasalahan yang menimpa anaknya tersebut.

Menurut kedua orangtua Minah, Kasman (58) dan Carniti (52), mereka baru mendapatkan kabar anaknya itu sebulan lalu, bahwa Minah yang sedang bekerja di luar negeri terancam hukuman mati atas tuduhan diduga telah membunuh majikanya di Singapura.

"Kami mendapat kabar tersebut dari teman-temannya minah di Singapura melalui telpon. Kami tak percaya anak kami bisa nekat berbuat sampai sejauh itu," kata Kasman.

Minah berangkat bekerja menjadi TKW di Singapura melalui perusahaan jasa penempatan tenaga kerja di Singapura melalui PT Asrama Bunda yang berada di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada Februari 2017 lalu.

"Anak saya berangkat menjadi TKW, meninggalkan seorang suami dan dua orang anak laki-laki," terangnya.

Acep mengaku tidak mengetahui saat istrinya berangkat bekerja menjadi TKW ke Singapura. Lantaran di saat istriya berangkat, dirinya sedang bekerja di luar kota, bahkan setelah istrinya bekerja pun, Acep tidak pernah berkomunikasi langsung dengan istrinya itu.

"Meski tidak pernah berkomunikasi, tapi kami yakin bahwa istri saya tidak akan berani senekat itu,” tutur Acep.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Majalengka, Ahmad Suswanto mengaku pihaknya telah mendapat laporan dan pengaduan dari suami Minah. Dan ia menyatakan dari data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Majalengka, bahwa Minah tidak terdaftar menjadi Tenaga Kerja Wanita alias ilegal.

"Apalagi keberangkatan Minah tanpa ada izin dari suaminya, namun pihaknya telah berupaya melakukan koordinasi baik dengan Kementrian luar negeri maupun dengan pihak BNP2TKI untuk membantu Minah," katanya. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
23 April 2017 | 20:00
Rahasia bugar Menteri Khofifah