Peristiwa

Penista agama diganjar 1,5 tahun penjara

2.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:07
20 MAR 2017
Ilsutrasi
Reporter
Andika Pratama
Sumber
Antara

Rimanews - Hakim PN Semarang hari ini menjatuhkan vonis hukuman 1,5 tahun penjara kepada Andrew Handoko, terdakwa kasus penistaan agama.

Hakim Ketua Puji Widodo menyatakan pria yang merobek Al Quran itu terbukti melanggar Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Menurut ketentuan dalam pasal itu, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Hakim Puji Widodo menyatakan terdakwa terbukti memenuhi unsur kesengajaan dalam perbuatannya merobek Alquran dan terjemahannya, kitab suci umat Islam yang sebagaimana kitab suci umat agama lain seharusnya dihormati.

Ia menilai terdakwa berpendidikan tinggi, sehingga tidak punya alasan tidak menyadari perbuatannya. "Perbuatan terdakwa menyinggung perasaan umat Islam dan memenuhi unsur penodaan agama," katanya.

Vonis kepada Andrew itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 3,5 tahun kepada terdakwa.Tapi Andrew Handoko menyatakan pikir-pikir.

 Andrew merobek Al Quran di Solo. Namun pengadilan memindahkan lokasi sidang ke PN Semarang karena alasan keamanan. 

Sidang pembacaan vonis hukuman kali ini juga dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Terbaru
23 April 2017 | 20:00
Rahasia bugar Menteri Khofifah
14 April 2017 | 13:55
Libur panjang, jalur puncak padat