Peristiwa

Ganjil genap di Semanggi-Kuningan kembali berlaku

7.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:30
21 APR 2017
Dok. Polisi memeriksa pelat kendaraan yang lewat di ruas jalan dengan aturan ganjil genap.
Reporter
Oki
Sumber
Antara

Rimanews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali berlakukan mekanisme ganjil genap pelat kendaraan di ruas Jalan Semanggi-Kuningan setelah PT. Nindya Karya menyelesaikan pengerjaan detour (jalan pengganti) di depan Markas Besar Angkatan Udara (MBAU), Pancoran, Jakarta Selatan.

"Berdasarkan hal tersebut maka kebijakan ganjil genap di segmen Semanggi-Kuningan akan diberlakukan kembali mulai hari ini," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah dalam sebuah pernyataan.

Pengerjaan detour dilakukan mengingat semakin sempitnya ruas Jalan Semanggi-Kuningan karena pembangunan fly over Pancoran. Dengan lebar detour mencapai 3 sampai 4 meter atau sebanding dengan satu lajur jalan, diyakini dapat mengurai kemacetan parah yang selama ini terjadi.

"Dengan selesainya pekerjaan detour tersebut, maka kapasitas simpang Pancoran telah meningkat. Sehingga lalu lintas kendaraan yang selama ini terhambat di titik tersebut lebih terurai," terang Andri.

Tidak diberlakukannya sistem ganji genap pelat kendaraan selama dua pekan terakhir diputuskan kepolisian untuk mempermudah pengendara yang akan keluar tol dalam kota ke arah Kuningan.

Sejumlah rekayasa lalu lintas diberlakukan, seperti penutupan pintu keluar Tebet Tol Dalam Kota, penambahan lajur di depan MBAU, hingga perpanjangan durasi lampu hijau Cawang arah Semanggi di Pancoran.

Pembangunan underpass dan flyover Pancoran ditargetkan selesai Desember 2017.

Terbaru
24 Juni 2017 | 13:01
Arus mudik 2017 lebih terkendali
15 Juni 2017 | 19:09
NU tolak full day school
Peristiwa