Peristiwa

Pemerintah pastikan jalur Pantura siap dilalui para pemudik

2.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:02
11 JUN 2017
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan jalur Pantura Pulau Jawa siap dilalui para pemudik. 

"Bagus dan sudah siap untuk digunakan saat mudik," katanya, Sabtu (10/06/2017), saat meninjau kantong parkir dan jalan di jalan tol Jakarta-Cikampek, untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang masa mudik.

Jalur Pantura selalu menjadi jalan terpadat yang dilintasi pemudik. Tahun lalu, horor kemacetan terjadi di Tol Cirebon-Brebes dengan menewaskan belasan orang karena kelelahan dan stress akibat terjebak kemacetan tanpa cukup makan dan minum.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyiapkan kantong parkir untuk menunjang tempat istirahat utama. Pengendara bisa mampir ke tempat itu untuk menggunakan toilet atau istirahat sejenak.

Di jalan tol dari Jakarta menuju Cikampek, ada kantong parkir semacam itu di KM 18, 41, dan 59. Pada arah sebaliknya, kantung parkir tersedia di KM 33 dan 58. 

Sementara itu, di tol Cipali, fasilitas itu di kedua arahnya ada di KM 78, 153, 133+500 serta di tol Palikanci 191 +450 dan Tol Pejagan-Pemalang KM 282 +500 pada kedua arah.

BPJT menyediakan fasilitas itu untuk memecah kepadatan kendaraan di tempat istirahat yang selama masa mudik pada tahun-tahun sebelumnya sangat padat hingga menimbulkan kemacetan.

Basuki juga memperoleh penjelasan dari PT Jasa Marga mengenai ruang kontrol pergerakan kendaraan, yang memantau lalu lintas kendaraan di jalan tol menggunakan CCTV.

"Kita terus melakukan upaya perbaikan sehingga diharapkan arus mudik dan balik tahun ini bisa lebih baik dibanding sebelumnya," kata Basuki, yang selanjutnya akan menelusuri jalan tol dan non-tol dari Jakarta menuju Semarang, lalu ke Solo, Jawa Tengah.

10 juta pemudik

Sepanjang masa mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan ada 10 juta orang melintasi wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang menjadi penghubung antara Jakarta-Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun jumlah moda transportasi terbanyak diprediksi kendaraan roda dua dengan kenaikan diperkirakan mencapai 51 persen dibanding tahun lalu.

"Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga, yang melalui darat, udara dan laut prediksi kami untuk tahun belum terlihat, hanya jumlah globalnya saja," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jabar Dedi Taufik, usai rakor di Mapolda Jabar, Kamis (9/06).

Terbaru
24 Juni 2017 | 13:01
Arus mudik 2017 lebih terkendali
15 Juni 2017 | 19:09
NU tolak full day school
Peristiwa