Peristiwa

Hidayat minta tragedi Brexit tak terulang

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:07
12 JUN 2017
Ilustrasi mecet
Editor
Dhuha Hardiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta pemerintah menyiapkan infrastruktur mudik supaya tragedi Brebes Exit (Brexit) tahun lalu tidak terulang.

"Jangan sampai peristiwa Brebes Exit (Brexit) terulang," katanya di Jakarta seperti dikutip dari Humas MPR RI, Senin (12/06/2017).

Jalur Pantura selalu menjadi jalan terpadat yang dilintasi pemudik. Tahun lalu, horor kemacetan terjadi di Tol Cirebon-Brebes dengan menewaskan belasan orang karena kelelahan dan stress akibat terjebak kemacetan tanpa cukup makan dan minum.

Hidayat juga meminta pemerintah menyiapkan infrastruktur tanpa menunggu arus mudik tiba.

Lebih lanjut dikatakan, mudik merupakan rutinitas dan menjadi hajat bagi seluruh rakyat Indonesia. "Jadi jangan sampai menyiapkan infrastruktur hanya menjelang mudik," ujarnya. “Kalau itu terjadi maka persiapan yang dilakukan tidak maksimal. Pasti akan menghadirkan pekerjaan yang tambal sulam yang nantinya rusak lagi selepas Lebaran," paparnya.

Menurut Hidayat Nur Wahid, seharusnya urusan transportasi dipersiapkan sepanjang waktu. "Ada atau tak ada mudik harus siap," ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut penting sebab mudik bukan hanya saat Lebaran, tetapi saat Natal, liburan tahun baru, weekend, long weekend, juga akan terjadi mudik massal. "Jadi seharusnya urusan transportasi, kelancaran, dan keselamatan harus disiapkan sepanjang waktu," paparnya. meski saat ini ada persiapan menjelang mudik namun itu dianggap hanya finishing touch.

Jaminan pemerintah

Pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan jalur Pantura Pulau Jawa siap dilalui para pemudik. 

"Bagus dan sudah siap untuk digunakan saat mudik," katanya, Sabtu (10/06/2017), saat meninjau kantong parkir dan jalan di jalan tol Jakarta-Cikampek, untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang masa mudik.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyiapkan kantong parkir untuk menunjang tempat istirahat utama. Pengendara bisa mampir ke tempat itu untuk menggunakan toilet atau istirahat sejenak.

Di jalan tol dari Jakarta menuju Cikampek, ada kantong parkir semacam itu di KM 18, 41, dan 59. Pada arah sebaliknya, kantung parkir tersedia di KM 33 dan 58. 

Sementara itu, di tol Cipali, fasilitas itu di kedua arahnya ada di KM 78, 153, 133+500 serta di tol Palikanci 191 +450 dan Tol Pejagan-Pemalang KM 282 +500 pada kedua arah.

BPJT menyediakan fasilitas itu untuk memecah kepadatan kendaraan di tempat istirahat yang selama masa mudik pada tahun-tahun sebelumnya sangat padat hingga menimbulkan kemacetan.

Basuki juga memperoleh penjelasan dari PT Jasa Marga mengenai ruang kontrol pergerakan kendaraan, yang memantau lalu lintas kendaraan di jalan tol menggunakan CCTV.

"Kita terus melakukan upaya perbaikan sehingga diharapkan arus mudik dan balik tahun ini bisa lebih baik dibanding sebelumnya," kata Basuki, yang selanjutnya akan menelusuri jalan tol dan non-tol dari Jakarta menuju Semarang, lalu ke Solo, Jawa Tengah.

10 juta pemudik

Sepanjang masa mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan ada 10 juta orang melintasi wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang menjadi penghubung antara Jakarta-Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun jumlah moda transportasi terbanyak diprediksi kendaraan roda dua dengan kenaikan diperkirakan mencapai 51 persen dibanding tahun lalu.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
24 Juni 2017 | 13:01
Arus mudik 2017 lebih terkendali
15 Juni 2017 | 19:09
NU tolak full day school
Peristiwa