Politik

Roy Suryo khawatir warga Cina bisa punya KTP lalu ikut pemilu

12.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:42
21 DES 2016
Dok. Politikus Demokrat Roy Suryo
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Serbuan tenaga kerja asing asal Cina merupakan gejala awal dari upaya ekspansi terhadap kedaulatan bangsa Indonesia, kata politisi partai Demokrat, Roy Suryo.

"Awalnya kerja sama usaha. (Lalu) masuk tenaga kerja Cina sebanyak-banyaknya. Mereka bikin daerah atau kavling terbatas sendiri. Pribumi sulit kontrol. Lalu boleh mendirikan ormas asing. Bikin pasukan dan satgas sendiri. Lalu asing boleh beli properti dan tanah sendiri. Lalu dapat KTP dan hak ikut pemilu," kata Roy Suryo dalam keterangan persnya, hari ini.

Berdasarkan catatan data Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, pertengahan tahun ini, WNA paling banyak melanggar kebijakan bebas visa adalah Cina, Bangladesh, Filipina, Irak, Malaysia, Vietnam, Myanmar, India, dan Korea Selatan.

Warga negara Cina menduduki peringkat pertama dengan jumlah yang cukup signifikan, yaitu 1.180 pelanggaran pada Januari-Juli 2016. Sementara urutan berikutnya diikuti warga negara Bangladesh (172), Filipina (151), dan Irak (127). 

Menurut Roy, Cina telah menunggangi pola kerja sama investasi dengan kompensasi pekerja dari negaranya. Tentu kemudahan untuk masuk ke Indonesia menjadi penyebab membludaknya pekerja cina di Tanah Air.

"Saya kira masyarakat yang cerdas dan masih peduli NKRI sudah merasakannya," tandas Roy.

Terbaru