Politik

Sindir Ahok, Anies ingin jadikan Monas lokasi keagamaan

2.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:34
29 DES 2016
dok. Anies Baswedan
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan menginginkan Monumen Nasional (Monas) menjadi lokasi syiar agama, tidak seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sempat membuat Jakarta asing buat rakyat, menurutnya.

"Kita ingin Monas bisa kembali menjadi tempat untuk kegiatan keagamaan. Jangan sampai Jakarta menjadi tempat yang asing, mau potong kurban tidak boleh," kata Anies seperti dikutip Antara, hari ini.

Saat menjabat, Ahok pernah menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 168 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Penampungan, dan Pemotongan Hewan.‎ Di dalamnya berisi larangan penjualan serta pemotongan hewan kurban di pinggir jalan, tak terkecuali pemotongan di sekolah-sekolah.

Anies yang saat itu hadir pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Ihsan, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, juga mengajak jamaah mengenang dan mencintai Nabi Muhammad SAW saat hadir pada

"Sulit sekali untuk bisa dicintai masyarakat satu kampung. Namun, Nabi Muhammad dicintai seluruh umat. Bukan hanya di zamannya saja, tetapi lintas zaman," terangnya.

Anies juga mengatakan bahwa dia datang ke Masjid Al Ihsan bukan untuk kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, melainkan untuk bersilaturahmi dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Kita jaga adab. Tidak ada yang kampanye. Masa peringatan Maulid untuk kampanye," ujar Anies.

Terbaru
21 Januari 2017 | 00:35
Aher: hentikan konflik ormas!
20 Januari 2017 | 15:58
"FPI tak perlu dibubarkan"
20 Januari 2017 | 15:44
Ahok: tangkap pengancam kebhinekaan
20 Januari 2017 | 15:29
Politisi Gerindra sebut Jokowi panik
20 Januari 2017 | 13:04
Ahok: Masih mau gubernur lain?
19 Januari 2017 | 17:25
"Jokowi tidak rela Ahok kalah"
18 Januari 2017 | 11:56
DPRD sebut Qlue alat politik Ahok
Berita Terkait
20 Januari 2017 | 15:44
Ahok: tangkap pengancam kebhinekaan