Politik

Menebak maksud Jokowi evaluasi media online dan medsos

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:46
31 DES 2016
Dok: Ilustrasi. Foto: Playbuzz
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - Anggota Komisi I DPR RI, Elnino Husein Mohi menyatakan evaluasi terhadap media online dan medsos yang dilakukan oleh pemerintah sebagaimana instruksi Presiden Jokowi karena takut dibully, akan mendapat pertentangan.

"Tapi kalau presiden ingin mengevaluasi dunia maya hanya karena tidak suka di-bully masyarakat atau tidak suka dikritik via media online secara tajam, maka saya 1000 persen menolak. Sebab, niatnya beda. Dulu Presiden SBY dan tokoh publik seperti Prabowo Subianto juga dibully, difitnah, dicaci-maki, tapi mereka bergeming," kata Elnino, hari ini.

Presiden Joko Widodo berharap kepada masyarakat menggunakan internet khususnya media sosial. Presiden Jokowi juga meminta kepada penegak hukum, untuk mendindak media sosial yang menebarkan kebencian dan menindak media online yang sifatnya provokatif.

Elnino mengatakan, kalau evaluasi yang dilakukan Presiden ingin memperbaiki pola komunikasi masyarakat di medsos maupun memperbaiki kualitas pemberitaan media online, dirinya setuju 1000 persen.

"Masa presiden yang sekarang dibully begitu saja sudah mau bikin aturan untuk melindungi dirinya sendiri dari bully-an dan kritik tajam," ujarnya.

Sejak zaman Presiden SBY, semua prihatin dengan banyaknya hoax yang beredar di internet. Sehingga perlu ada kebijakan untuk membuat dunia maya di Indonesia agar lebih beradab.

"Tapi kebijakan itu bukan untuk membungkam kritik terhadap pemangku jabatan maupun figur publik yang mendapatkan kanalnya di media online dan medsos," kata politisi Gerindra itu.

Ia berharap, niat untuk mengevaluasi media online dan medsos adalah untuk tujuan kebaikan.

"Mudah-mudahan niatan pemerintah untuk mengubah peraturan tentang dunia maya itu benar-benat didasari oleh niatan yang benar," pungkas Elnino

 

Terbaru
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
24 Juli 2017 | 18:39
Amien Rais talak Jokowi
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid
17 Juli 2017 | 12:24
DPR bahas Perppu Ormas siang ini