Politik

Kata Agus Harimurti soal kapal terbakar di Muara Angke

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:37
02 JAN 2017
Dok. Agus Harimurti
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menyebut standar transportasi laut perlu dikoreksi seturut kejadian Kapal Zahro Express terbakar di perairan Teluk Jakarta, Minggu 1 Januari lalu.

"Kita harus mengoreksi lebih jauh lagi standar transportasi jalur laut antarpulau," kata Agus di Jakarta, hari ini.

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari pelabuhan di Muara Angke, Jakarta Utara menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 di Kepulauan Seribu. 

Menurut Agus, manajemen transportasi laut harus diperbaiki agar memenuhi standar keamanan untuk pengguna. Setelah itu terpenuhi baru meningkatkan kenyamanan. Jika hal tersebut tidak diperhatikan, menurut Agus, masyarakat akan memiliki kekhawatiran saat berpergian dan berwisata menggunakan jalur laut.

"Sekali lagi kita berduka dan berharap ke depannya dapat memperbaiki semuanya seperti kapasitas dan kualitas dari aspek keamanan," kata cagub dari poros Cikeas itu.

Insiden tersebut mendorong penilaian kembali mengenai pelayanan transportasi umum, apalagi warga Jakarta yang tinggal di Kepulauan Seribu memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kelayakan dan perawatan kapal, kata dia, juga perlu diperhatikan. Jika ditemukan masalah dalam pemeliharan, dia mengusulkan dilakukan pembaruan untuk memberikan pelayan yang terbaik.

Menurut putra sulung presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu, tidak semua kapal buruk, tetapi harus ada koreksi, seperti keterlambatan, kebakaran, dan ketidaknyamanan. Dia pun berharap investigasi berjalan lancar dan segera menunjukkan hasilnya.

Terbaru
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok
21 Februari 2017 | 10:45
Polwan kawal aksi 212 jilid II
21 Februari 2017 | 08:35
Bogor siap sambut Raja Salman
21 Februari 2017 | 03:49
Hari ini FUI gelar aksi 212 ke DPR
20 Februari 2017 | 19:14
Ridwan Kamil sering jadi korban hoax
20 Februari 2017 | 18:15
Pasar Senen akan dibangun apartemen
20 Februari 2017 | 15:17
Aksi 212 rawan upaya makar
Berita Terkait
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
20 Februari 2017 | 18:53
Ahok: banjir tinggal 80 titik