Politik

Prabowo: Biarlah Jokowi selesaikan tugasnya sampai selesai

5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:30
08 JAN 2017
Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Jokowi
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada Presiden Joko Widodo menyelesaikan masa tugasnya sampai selesai.

"Biarlah Presiden Jokowi menyelesaikan tugasnya sampai selesai secara baik," kata Prabowo seusai Rapat Kader Partai Gerindra di Hall D2 JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (08/01/2017).

Tentang pernyataan salah satu pengurus Partai Gerindra yang mengatakan kemungkinan kader partai tersebut duduk sebagai menteri di kabinet, Prabowo mengatakan membantu pemerintah tidak harus memasukkan kader untuk menjadi menteri dalam kabinet.

"Partai Gerindra itu menempatkan kepentingan nasional di atas semua kepentingan. Kalau kita ikhlas membantu untuk kepentingan nasional, tidak harus di dalam kabinet. Di luar kabinet pun kami siap," katanya.

Prabowo mengatakan dalam berdemokrasi perlu ada keseimbangan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif. Karena itu, dia mengisyaratkan Partai Gerindra tetap akan berada di luar kabinet meskipun tidak menutup kemungkinan membantu pemerintah.

"Kalau semua masuk dalam pemerintahan, lalu nanti siapa yang mengkritisi dan mengawasi. Perlu ada keseimbangan antara eksekutif dan legislatif," tuturnya.

Prabowo mengatakan Presiden Joko Widodo akan melihat asas manfaat dalam menempatkan seseorang di kabinetnya. Prabowo yakin Presiden Jokowi paham betul tentang hal itu.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah
24 Februari 2017 | 11:23
Hak Angket Ahok cuma gaya-gayaan DPR
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemendagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok
Berita Terkait
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah