Politik

Penggulingan Jokowi berawal dari penistaan agama Ahok

20.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:11
09 JAN 2017
Dok: Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Sokotunggal II, Jakarta, Gus Nuril Arifin (tengah berbaju cokelat)
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kasus penistaan agama yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai sebagai pintu masuk menggulingkan Presiden Joko Widodo.

"Ini kolaborasi dari macam-macam golongan yang sakit hati akan menggulingkan Jokowi melalui pintu sampean," kata Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Sokotunggal II, Jakarta, Gus Nuril Arifin, kepada Ahok di di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, hari ini.

Ahok telah menjadi terdakwa dalam kasus penistaan agama Islam. Kasus penistaan agama berawal dari pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu dengan mengutip Al Maidah ayat 51. Pernyataan Ahok menyebar melalui media media sosial dan mengundang protes kalangan umat Islam. 

Kampanye Ahok hari ini dijdawalkan menemui langsung Gus Nuril. Mereka berdiskusi panjang lebar mengenai perbedaan agama di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Harusnya semua perbedaan sudah selesai karena negara kita berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila," kata Nuril.

Dia juga berpendapat polemik kebangsaan yang kini terjadi berawal dari fatwa MUI. Hal ini, menurut dia, tidak bisa dibiarkan. Sebab, fatwa ulama di Indonesia tidak mengikat sebagaimana seruan ulama atau Mufti di Mesir atau di negara-negara Islam.

"Fatwa MUI tidak bisa dikatakan mengikat di negeri ini, lebih sahih fatwa PBNU atau Muhammadiyah yang disebut sebagai majelis," ungkap dia.

Terbaru
25 Maret 2017 | 12:06
Malaysia deportasi 43 TKI
25 Maret 2017 | 07:01
Ahok sebut Sandiaga Uno memfitnah
24 Maret 2017 | 11:14
Ahok lebih nyaman tanpa peci
23 Maret 2017 | 20:28
Ahok dihadiahi buku Cak Nur
23 Maret 2017 | 19:45
Gerindra kecewa pada Ridwan Kamil
23 Maret 2017 | 18:23
Ahok: saya kerja ikhlas saja
23 Maret 2017 | 12:35
Jokowi kecam teror London
23 Maret 2017 | 06:00
SBY kena lagi
Berita Terkait
25 Maret 2017 | 07:01
Ahok sebut Sandiaga Uno memfitnah
24 Maret 2017 | 11:14
Ahok lebih nyaman tanpa peci