Politik

Agus Harimurti: hanya orang iri saja yang kaitkan dinasti politik

10.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:43
09 JAN 2017
Dok. Agus Harimurti Yudhoyono
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Antara

Rimanews - Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono enggan ambil pusing dengan tudingan yang mengaitkan pencalonannya dengan dinasti politik karena dia mengikuti kompetisi dalam kontestasi Pilkada 2017.

"Itu hanya ungkapan orang yang iri saja. Bagi saya, itu tidak beralasan, bukan diberikan tongkat komando untuk memimpin Jakarta," ujar Agus di Jakarta Utara, hari ini.

Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sylviana Murni. Pasangan Agus-Sylvi mendapatkan nomor urut satu dalam pemilihan Gubernur Februari 2017 mendatang. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat, PPP, PAN dan PKB. 

Agus mengatakan, mengaitkan dirinya dengan dinasti politik merupakan hal yang lucu. Ia mengaku memiliki kapasitas dan karakter yang digunakan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat sampai akhir masa kampanye.

Pilkada DKI, disebutnya sebagai kompetisi yang diperjuangkannya untuk memperjuangkan warga Jakarta yang mendukungnya. "Itu yang penting. Saya tidak terganggu dikatakan dinasti politik. Saya kira yang berkomentar itu tidak mengerti apa arti dinasti politik," tutur suami model Annisa Pohan itu.

Pria berusia 38 tahun itu mengusulkan pihak yang menyebutnya mempraktikkan dinasti politik untuk mencari tema lain untuk dibicarakan. "Carilah tema lain untuk dibicarakan, daripada bicara dinasti politik yang tidak dimengerti betul artinya," kata Agus.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
25 Maret 2017 | 12:06
Malaysia deportasi 43 TKI
25 Maret 2017 | 07:01
Ahok sebut Sandiaga Uno memfitnah
24 Maret 2017 | 11:14
Ahok lebih nyaman tanpa peci
23 Maret 2017 | 20:28
Ahok dihadiahi buku Cak Nur
23 Maret 2017 | 19:45
Gerindra kecewa pada Ridwan Kamil
23 Maret 2017 | 18:23
Ahok: saya kerja ikhlas saja
23 Maret 2017 | 12:35
Jokowi kecam teror London
Berita Terkait
23 Maret 2017 | 06:00
SBY kena lagi