Politik

Gus Nuril: lebih sahih fatwa NU dan Muhammadiyah daripada MUI

25.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:50
10 JAN 2017
Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Sokotunggal II, Jakarta, Gus Nuril Arifin,
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Sokotunggal II, Jakarta, Gus Nuril Arifin, menyebut fatwa Nahdlatul Ulama (NU) atau Muhammadiyah lebih sahih daripada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Fatwa MUI tidak bisa dikatakan mengikat di negeri ini, lebih sahih fatwa PBNU atau Muhammadiyah yang disebut sebagai majelis," kata Gus Nuril saat menjamu Ahok di kediamannya kemarin.

Menurut Gus Nuril, fatwa ulama di Indonesia tidak mengikat sebagaimana seruan ulama atau Mufti di Mesir atau di negara-negara Islam lainnya. Bahkan, dengan membuat fatwa bahwa pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menista agama, MUI dinilainya berupaya makar.

"Saya kira MUI harus hati-hati mengeluarkan fatwa. Sadar atau tidak MUI telah melakukan makar," ujarnya.

Kemarin, Ahok mendatangi Pondok Pesantren Gus Nuril di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Dalam perbincangan dengan Ahok, Gus Nuril secara umum berpendapat bahwa polemik kebangsaan yang kini terjadi berawal dari fatwa MUI. Hal ini, menurut dia, tidak bisa dibiarkan sebab bisa saja berujung pada upaya penggulingan presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ahok sebagai pintu masuknya.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
21 Februari 2017 | 10:45
Polwan kawal aksi 212 jilid II
21 Februari 2017 | 08:35
Bogor siap sambut Raja Salman
21 Februari 2017 | 03:49
Hari ini FUI gelar aksi 212 ke DPR
20 Februari 2017 | 19:14
Ridwan Kamil sering jadi korban hoax
20 Februari 2017 | 18:15
Pasar Senen akan dibangun apartemen
20 Februari 2017 | 15:17
Aksi 212 rawan upaya makar
20 Februari 2017 | 13:10
Ahok: penanganan banjir sudah bagus
20 Februari 2017 | 11:15
"PDIP maling teriak maling"
20 Februari 2017 | 09:59
Reaksi Ahok diboikot DPRD DKI
20 Februari 2017 | 07:46
Hak Angket "Ahok Gate" digembosi
Berita Terkait