Politik

Buntut terbakarnya Zahro, Dishub usir kapal tak bersetifikat

1.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:10
10 JAN 2017
Dok: Korban kapal Zahro Express yang terbakar
Editor
Febrianto
Sumber
Rimanews

Rimanews - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengusir kapal tradisional Kepulauan Seribu yang tidak bersertifikat dari Dermaga Kali Adem.      

"Kalau ada yang tidak berizin kita akan usir. Ini untuk menjaga keselamatan," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Andri Yansyah, kemarin.

KM Zahro Express terbakar di sekitar Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, saat melakukan perjalanan menuju Pulau Tidung di Kepulauan Seribu pada Minggu (1/1) pukul 08.30 WIB.

Kapal yang mengangkut sekitar 240 penumpang itu terbakar setelah berlayar satu mil dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung. Sebanyak 194 penumpang dinyatakan selamat dan 23 lainnya meninggal dunia.

Agar petaka Zahro Express tak terjadi, Dishub DKI memperketat kesiapan kapal yang akan berlayar. Saat ini terdata sebanyak 43 kapal tradisional yang aktif melayani pelayaran dari dan ke Kepulauan Seribu. Dari jumlah itu, lima di antaranya tengah melakukan pengurusan perpanjangan sertifikat.

Dijelaskan Andri, pada 2015 lalu, pihaknya dengan para pemilik kapal sudah bersepakat untuk memenuhi persyaratan keselamatan pelayaran. Sehingga, kini pihaknya tidak bisa lagi mentolerir aturan keselamatan pelayaran.

"Dulu pernah kita tolerir dan memberi waktu untuk mengurus sertifikat. Kejadian Zahro Express harus menjadi pelajaran," tandasnya, seperti dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Terbaru
19 Mei 2017 | 12:48
Djarot: OK OCE enggak jelas