Politik

Klarifikasi dari Habib Luthfi soal kunjungan Jokowi

2.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:54
10 JAN 2017
Dok. Presiden Joko Widodo
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tim Media Resmi Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menyampaikan beberapa klarifaiksi atas pemberitaan beberapa media online terkait Kunjungan Presiden Joko Widodo  ke Kanzus Sholawat Minggu, 8 Januari 2017.

Klairifikasi itu disampaikan kemarin kepada Humas Kementerian Sekretariat Negara selaku pemegang akun resmi fasnpage Presiden Joko Widodo, CNN Indonesia, dan NU.or id, melalui halaman resmi Habib Luthfi di Facebook. Kepada Sekretariat Negara, pihak Habib Lutfi meluruskan foto yang yang diambil dan diposting adalah kunjungan Presiden di acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, Pekalongan, bukan di Ponpes At-Taufiqi, Pekalongan

Minggu lalu, Joko Widodo mengunjungi Pekalongan untuk menghadiri  acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. bersama Habib M. Luthfi Bin Yahya di Gedung Kanzus Sholawat. Siaran Pers dari Biro Pers, Media dan Informasi menjelaskan, Presiden beserta rombongan lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Minggu, 8 Januari 2017, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekira pukul 08.30 WIB.

Tim Media dari Habib Luthfi juga menjelaskan bahwa narasi berita CNN Indonesia yang menyatakan Presiden berinteraksi dengan Santri Ponpes At-Taufiqi, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, dan menguji kemampuan Pengetahuan umum sejumlah santri Ponpes At-Taufiqi tidak benar karena interaksi dilaksanakan dalam acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan

Kepada Kontributor NU Online dan atau Humas PBNU juga disampaikan kekeliruan narasi yang dituliskan karena tidak ada pernyataan "Saya tegaskan di sini bahwa saya mendukung sepenuhnya beliau Bapak H Joko Widodo sebagai presiden RI ke-7 karena beliau terpilih secara sah dan demokratis," dari Habib Luthfi.

“Kalimat yang betul: ‘Niat baca Fatihah untuk Indonesia khusus, supaya negara kita aman, tenteram, dijauhkan dari segala cobaan-cobaan, dan semua yang ada pada pundak Presiden kami ini yang saya banggakan, Bapak Presiden Jokowi, maaf ya jangan salah paham, saya kenal dengan beliau itu bukan hanya sekarang saja, jadi ini tindak lanjut pada saat beliau masih jadi Walikota Solo, jadi ini bukan basa basi, ini kenyataan".”

Tim Media dari Habib Luthfi juga menyayangkan banyak kekeliruan pemberitaan di media online, cetak, radio,dan televisi. “Banyak dari Berita mengambil potongan hasil video streaming fanspage Habib Muhammad Luthfi bin Yahya tanpa izin.”

Terbaru
22 Januari 2017 | 12:15
Cuitan SBY dituding hanya pencitraan
21 Januari 2017 | 00:35
Aher: hentikan konflik ormas!
20 Januari 2017 | 15:58
"FPI tak perlu dibubarkan"
20 Januari 2017 | 15:44
Ahok: tangkap pengancam kebhinekaan
20 Januari 2017 | 15:29
Politisi Gerindra sebut Jokowi panik
20 Januari 2017 | 13:04
Ahok: Masih mau gubernur lain?
19 Januari 2017 | 17:25
"Jokowi tidak rela Ahok kalah"
Berita Terkait
3 Januari 2017 | 06:05
Jokowi dan sarung kotak-kotak