Politik

Fadli minta BNN tak buru-buru masukkan tembakau Gorila sebagai Narkoba

959
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:30
10 JAN 2017
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) tak tergesa-gesa memasukkan tembakau gorila ke dalam Undang-Undang Narkotika.

"Saya melihat ini perlu suatu kajian, jangan terburu-buru," kata Fadli saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (10/01/2017), Jakarta.

Ia mengatakan, jika tembakau gorila memang menimbulkan dampak membahayakan dan berimplikasi mirip dengan produk-produk psikotropika lain, maka patut untuk dimasukkan ke dalam UU.

"Perlu memang riset dan pengembangan untuk menentukan bahayanya, agar jangan sampai ada dampak-dampak ekonominya, saya tidak tahu juga, apakah berdampak terhadap petani tembakau, tapi kalau membahayakan tentu bisa dicegah," katanya.

Menurut BNN, tembakau gorila merupakan campuran antara tembakau atau rokok dan ganja sintetis, yang dikategorikan sebagai jenis narkotika baru.

Temuan dari penyelidikan BNN dan kepolisian, tembakau gorila mengandung zat kimia AB-CHMINACA, yang dapat menimbulkan efek halusinasi seperti ganja. Zat ini disebut menyebabkan candu dan menurunkan kinerja otak.

Terbaru
24 Januari 2017 | 18:31
50 anggota DPD dukung Agus-Sylvi
24 Januari 2017 | 15:20
Jokowi tak penting bertemu SBY
24 Januari 2017 | 13:14
Megawati dilaporkan ke Bareskrim
22 Januari 2017 | 12:15
Cuitan SBY dituding hanya pencitraan
21 Januari 2017 | 00:35
Aher: hentikan konflik ormas!
20 Januari 2017 | 15:58
"FPI tak perlu dibubarkan"