Politik

Fadli minta BNN tak buru-buru masukkan tembakau Gorila sebagai Narkoba

1.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:30
10 JAN 2017
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) tak tergesa-gesa memasukkan tembakau gorila ke dalam Undang-Undang Narkotika.

"Saya melihat ini perlu suatu kajian, jangan terburu-buru," kata Fadli saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (10/01/2017), Jakarta.

Ia mengatakan, jika tembakau gorila memang menimbulkan dampak membahayakan dan berimplikasi mirip dengan produk-produk psikotropika lain, maka patut untuk dimasukkan ke dalam UU.

"Perlu memang riset dan pengembangan untuk menentukan bahayanya, agar jangan sampai ada dampak-dampak ekonominya, saya tidak tahu juga, apakah berdampak terhadap petani tembakau, tapi kalau membahayakan tentu bisa dicegah," katanya.

Menurut BNN, tembakau gorila merupakan campuran antara tembakau atau rokok dan ganja sintetis, yang dikategorikan sebagai jenis narkotika baru.

Temuan dari penyelidikan BNN dan kepolisian, tembakau gorila mengandung zat kimia AB-CHMINACA, yang dapat menimbulkan efek halusinasi seperti ganja. Zat ini disebut menyebabkan candu dan menurunkan kinerja otak.

Terbaru
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemedagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok
21 Februari 2017 | 10:45
Polwan kawal aksi 212 jilid II
21 Februari 2017 | 08:35
Bogor siap sambut Raja Salman
21 Februari 2017 | 03:49
Hari ini FUI gelar aksi 212 ke DPR
20 Februari 2017 | 19:14
Ridwan Kamil sering jadi korban hoax
20 Februari 2017 | 18:15
Pasar Senen akan dibangun apartemen
Berita Terkait