Politik

Sri Mulyani: Saya menteri pelayan

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:33
10 JAN 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Keuangan Sri Mulyani mendedikasikan dirinya untuk menjadi pelayan bagi rakyat Indonesia karena dirinya mengaku cinta kepada Indonesia.

"Saya adalah menteri pelayanan. Saya menjadi ketua dari Anda semua untuk bisa melayani negara ini, republik ini, untuk melayani rakyat kita. Kita lakukan itu bukan karena terpaksa, tapi because you love this country so much," kata Menteri Sri Mulyani seperti dikutip kemenkeu.go.id, hari ini.

Sri Mulyani memberikan pesan moral kepada jajaran kementerian keuangan dan meminta kepada anak buahnya untuk menjadi pelayan bagi rakyat Indonesia. 

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga menjelaskan mengenai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, Kementerian Keuangan harus bisa membuat kebijakan yang bersifat growth friendly. Hal tersebut dapat dicapai dengan cara menggeser sumber pertumbuhan ekonomi dari yang sebelumnya bersifat konsumsi (consumption led growth) menjadi yang bersifat investasi (investment led growth).

Selain itu, kemampuan Kementerian Keuangan dalam menyusun APBN yang akuntable dan kredibel juga memiliki peranan yang penting. “Kemampuan kita dalam mendesain belanja itu menjadi sangat penting," kata Menkeu.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Keuangan melakukan reformasi dalam bidang perpajakan yang lebih komprehensif. Reformasi tersebut dilakukan melalui reformasi di bidang kebijakan dan reformasi di bidang administrasi. "Kita ingin wajib pajak kita bertambah banyak, dan itu bisa terwujud kalau kita melakukan reform," tegasnya.

Pada akhir arahan, Menkeu berpesan kepada seluruh pejabat Kementerian Keuangan yang hadir agar memahami peran dari setiap pegawai Kementerian Keuangan yang sangat strategis.

"Jangan pernah merasa Anda tidak penting, tetapi jangan pernah merasa Anda sok penting. Ini suatu kombinasi yang sangat sulit. Yang Anda lakukan ini adalah so important, tapi jangan pernah Anda merasa sok penting. Karena di situ letaknya humility dan pelayanan. Mungkin ini kurang keren, tetapi Anda adalah kepala pelayan, tetapi saya senang jabatan itu," kata Menkeu.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
15 Juni 2017 | 14:53
Usai dilantik, Djarot temui Ahok
13 Juni 2017 | 15:09
DPR berhak mengawasi KPK
9 Juni 2017 | 18:28
Djarot dilantik 15 Juni
Politik