Politik

Pemerintah bakal cabut larangan mobil murah jadi taksi online

4.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:21
11 JAN 2017
Dok: Razia taksi online oleh Dishub DKI. Foto: Antara
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pemerintah akan memperbolehkan pengoperasian mobil tipe low coast green car (LCGC) atau tenar dikenal mobil murah sebagai taksi online.

"Kami akan ikut bagaimana Kemenhub saja. Kalau Kemenhub memperbolehkan (LCGC buat taksi online) dengan revisi Permenhub kami ikut-ikut saja," ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah kepada Rimanews, hari ini.

Pemerintah melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek Jenis Angkutan Sewa atau taksi dalam jaringan (daring/online) akan merevisi larangan kendaraan tipe LCGC, sebagai angkutan taksi online.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto Iskandar menyebutkan, kini revisi tersebut tengah dibahas dan pekan depan diprediksi rampung.

Pudji menjelaskan revisi tersebut terkait batas kapasitas mesin (cc) diperkirakan akan diperbolehkan di bawah 1.300 cc, terutama untuk mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yang rata-rata di bawah 1.000 cc.

Selain itu, lanjut dia, juga tengah dipertimbangkan untuk uji KIR, mobil tidak diketok dan hanya ditempel stiker sebagai penanda telah melalui uji KIR. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pool, lalu masalah taksi online ini harus memiliki bengkel dan sebagainya.

"Setelah revisi Permen 32 keluar Dishub DKI langsung tancap gas untuk mengamankan aturan yang baru," terang Andri.

Terbaru