Politik

Ahok-Djarot kumpulkan dana patungan kampanye Rp 60 miliar

1.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:14
11 JAN 2017
Dok. Ahok di Markas Slank
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Patungan kampanye rakyat pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat resmi ditutup sejak Minggu 8 Januari lalu, dengan total dana terkumpul Rp60,1 miliar.

"Jumlah patungan Kampanye Rakyat yang berlangsung sejak 1 November 2016 telah mencapai Rp60,1 miliar," kata Wakil Bendahara Tim Sukses Basuki-Djarot, Joice Triatman, pada konferensi pers di posko pemenangan, Rumah Borobudur, Jakarta, hari ini.

Tim relawan Ahok-Djarot membuka sumbangan kampanye melalui booth di 6 pusat perbelanjaan di Jakarta, serta Rumah Pemenangan, Rumah Lembang, Menteng. Dana itu juga diperoleh dari dari patungan secara online di situs www.ahokdjarot.id. Hingga penutupan Minggu, sebanyak 10.385 orang ikut berpartisipasi dalam patungan sukarela ini. Berdasarkan data, 76 persen dana patungan berasal dari perseorangan, sisanya 24 persen dari badan hukum swasta.

Joice merinci, 71 persen pendukung mendonasikan dana di bawah Rp500 ribu, 12 persen di antara Rp500 ribu sampai Rp1 juta, 9 persen di antara Rp1 juta dan Rp5 juta, sisanya 8 persen mendonasikan di atas Rp5 juta.

Menurut Joice, dana yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai kampanye, seperti pembuatan iklan, pelatihan relawan dan operasional posko kampanye.

"Sudah 10 persen dari total patungan yang digunakan kampanye, 90 persen baru akan digunakan dua minggu sampai satu bulan menjelang Pemilihan Gubernur DKI 2017, sesuai dengan ketentuan dari KPUD tentang tanggal aktif kampanye," kata Joice.

Perwakilan tim Humas Kampanye Rakyat, Iwet Ranadhan, menyampaikan penyelesaian kelengkapan Surat Pernyataan KPUD akan terus dilakukan hingga 15 Januari 2017.

Kelengkapan surat untuk memastikan setiap warga yang melakukan patungan tercatat dalam Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK) sehingga dana dapat digunakan untuk kebutuhan kampanye Ahok-Djarot.

"Kami mengajak semua yang ikut patungan melengkapi formulir dan data-data yang diperlukan, seperti NPWP dan NIK KTP agar datanya bisa valid dan dana yang diberikan bisa tercatat," ujar Iwet.

Tim pemenangan menilai Kampanye Rakyat ini sebagai terobosan baru dalam penggalangan dana kampanye politik yang bersih, transparan, dan partisipatif. Menurutnya, Ahok-Djarot telah menciptakan model demokrasi di mana pemimpin sepenuhnya bergantung kepada masyarakat.

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid
17 Juli 2017 | 12:24
DPR bahas Perppu Ormas siang ini