Politik

DPP Gerakan Muda Hanura nilai terpilihnya OSO sebagai ketua partai cacat hukum

4.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:35
12 JAN 2017
Oesman Sapta Odang atau OSO
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil ketua umum DPP Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gemura), Munif Ariyadi menilai terpilihnya Oesman Sapta Odang atau OSO sebagai Ketua Umum Partai Hanura melalui Munaslub Partai Hanura tanggal 21 Desember 2016 lalu cacat hukum.

"Diduga Munaslub Partai Hanura cacat hukum karena melanggar AD/ART Partai Hanura," kata Munif di Jakarta, Kamis (12/01/2017).

Ada beberapa pelanggaran AD/ART yang dilanggar terkait terpilihnya OSO, seperti syarat-syarat untuk menjadi Ketua Umum Partai Hanura.

"Dalam AD/ART Partai Hanura, syarat menjadi Ketua Umum adalah paling tidak menjadi kader partai selama tiga tahun. Apakah Pak OSO menjadi kader Partai Hanura selama 3 tahun?" kata Munif.

Selain itu, penentuan dan penetapan OSO sebagai Ketua Umum juga tidak sesuai dengan aturan, seperti tanpa ada surat keputusan sidang.

"Apalagi pelaksana Munaslub partai Hanura (Pjs Chaeruddin Ismail) yang telah resmi didaftarkan di Kemenkumham diambil alih oleh Wiranto," kata Munif.

Selain itu, dari penelusuran Rimanews, Wakil Ketua MPR RI itu masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Nasional (PPN) sejak 2011.

Ketika Rimanews mencoba mengkomfirmasi kebenaran tersebut kepada pimpinan DPP Partai Hanura tentang rangkap jabatan ketua umum, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban sama sekali.

Terbaru
25 Maret 2017 | 12:06
Malaysia deportasi 43 TKI