Politik

Normalisasi sungai terkendala rumah kumuh di bantaran kali

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:31
12 JAN 2017
Dok. Normalisasi sungai. Foto: Antara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Upaya penanganan banjir di Jakarta melalui normalisasi sungai dan waduk masih mengalami kendala terutama karena banyaknya warga yang tinggal di bantaran kali.

"Saya dapat laporan bahwa pogram normalisasi kali maupun waduk belum bisa berjalan dengan sempurna, belum 100 persen, belum semuanya dinormalisasi," ujar Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, hari ini. 

Karena alasan pula, Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama berulangkali melakukan penggusuran rumah warga di bantaran kali. Seperti penggusuran pemukiman warga di bantaran kali Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan, bantaran kali Krukut, dan banyak lagi penggusuran warga bantaran kali di Jakarta.

Meski demikian, Soni, sapaan akrab Sumarsono, mengungkapkan bahwa penanganan banjir di wilayah ibu kota saat ini sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Terlebih, langkah penanganan itu sudah dilakukan sejak jauh hari.

"Saya yakin, walaupun curah hujan meningkat, banjir pasti dapat diatasi dengan baik," tutur Soni.

Selain banyaknya warga yang tinggal di bantaran kali, permasalahan hukum juga merupakan salah satu kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan upaya penanganan banjir di Jakarta.

"Masalah hukum juga jadi penyebab terhambatnya pekerjaan normalisasi. Misalnya, soal gugatan yang diajukan oleh warga Bukit Duri (Jakarta Selatan) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Makanya, kami selesaikan satu-satu," ujarnya. 

Terbaru
25 Maret 2017 | 12:06
Malaysia deportasi 43 TKI
25 Maret 2017 | 07:01
Ahok sebut Sandiaga Uno memfitnah
24 Maret 2017 | 11:14
Ahok lebih nyaman tanpa peci
23 Maret 2017 | 20:28
Ahok dihadiahi buku Cak Nur
23 Maret 2017 | 19:45
Gerindra kecewa pada Ridwan Kamil
23 Maret 2017 | 18:23
Ahok: saya kerja ikhlas saja
23 Maret 2017 | 12:35
Jokowi kecam teror London