Politik

Demokrat mengaku diajak berkoalisi oleh Anies-Sandi

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:14
16 FEB 2017
Dok. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Reporter
Febrianto
Sumber
Antara

Rimanews - Ketua tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Nachrowi Ramli, menyatakan partai pengusung Anies Bawedan-Sandiaga Uno menawari partainya berkoalisi untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

"Iya (sudah ada tawaran dari Gerindra). Kita pelajari dulu," kata Nachrowi di Jakarta, semalam.

Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan nonor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperoleh suara yang membuat keduanya maju ke putaran kedua. Sedangkan perolehan suara Agus-Sylvi tertinggal dari kedua pasangan sehingga pasangan ini mengakui kekalahannya.

Nachrowi mengatakan Partai Demokrat terlebih dulu akan mempelajari visi-misi kedua pasangan calon, yang diyakini akan melanjutkan ke putaran kedua, sebelum memutuskan berkoalisi. Menurut dia, untuk berkoalisi, visi-misi pasangan calon itu harus sejalan dengan Demokrat.

"Kalau kita berkoalisi dengan salah satu pasangan calon, dari dua yang ada, maka yang penting visi misinya itu harus sejalan," jelas dia.

Nachrowi mengatakan Demokrat akan mengajak tiga partai pengusung Agus-Sylvi lainnya --PPP, PKB dan PAN-- untuk membedah visi misi pasangan calon baik nomor urut dua maupun nomor urut tiga.

Terbaru
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah
24 Februari 2017 | 11:23
Hak Angket Ahok cuma gaya-gayaan DPR
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemendagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok
Berita Terkait
15 Februari 2017 | 06:31
Menunggu akurasi 9 lembaga survei
7 Februari 2017 | 22:55
SBY: hormati proses hukum Ahok
5 Februari 2017 | 13:56
"Tensi politik Jakarta memanas"