Politik

ACTA potong tumpeng Ahok tak menang satu putaran

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:29
16 FEB 2017
ACTA gelar syukuran dengan potong nasi tumpeng. Foto: Imam/Rimanews
Reporter
Imam Bashori
Sumber
Rimanews

Rimanews - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menggelar acara syukuran atas gagalnya calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memenangkan Pilkada DKI 2017 dalam satu putaran.

"Acara ini adalah pernyataan syukur pemilihan lawan Ahok lebih banyak dari pemilih Ahok," tegas Ketua ACTA Krist Ibnu saat jumpa pers di Imam Bonjol 44 Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Bila menilik semua lembaga survei, hasil hitungan cepat suara pasangan Ahok-Djarot tak ada yang mencapai hingga 50 persen plus 1. Angka hasil hitungan cepat berkisar 43 persen.

Menurut Krist, hasil suara lawan Ahok yang diklaim sebanyak 57 persen itu patut disyukuri karena apa yang diperjuangkan ACTA selama ini sudah mulai menunjukkan hasil.

"Saat ini kami sedang mencermati pelaksanaan real count yang dilaksanakan oleh KPU DKI Jakarta. Jika ditemukan kecurangan kami akan mencari bukti-bukti terkait agar bisa diselesaikan secara hukum," tutur dia.

Selain itu, Krist berharap agar perubahan untuk Jakarta bisa benar-benar terwujud melalui momen Pilgub 2017. Dan untuk selanjutnya pihaknya memastikan akan selalu mengkritisi Ahok dengan cara-cara yang elegan. 

"Kami ingin mendorong kematangan dalam berdemokrasi terutama dalam pilgub DKI Jakarta," tandasnya.

Terbaru
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah
24 Februari 2017 | 11:23
Hak Angket Ahok cuma gaya-gayaan DPR
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemendagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok