Politik

Fahira Idris ajak pendukung Agus menangkan Anies-Sandi

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:26
16 FEB 2017
Dok. Senator Jakarta Fahira Idris
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Anggota DPD RI dari Jakarta, Fahira Idris, mengajak seluruh pendukung Agus Harimurti-Sylviana untuk mengalihkan dukungan ke pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, menyusul kekalahan Agus-Sylvi di Pilgub DKI berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei.

“Saya menghimbau kepada semua pendukung AHY-Sylvi untuk rapatkan barisan dan kembali kumpulkan kekuatan untuk memenangkan Anies-Sandi pada putaran kedua nanti," kata putri mantan Menteri Perindustrian, Fahmi Idris itu dalam keterangan persnya, hari ini.

Fahira Idris sebelumnya menyatakan dukungannya kepada pasangan Agus-Sylvi karena menganggap visi dan misi Agus cocok dengan dengan konsentrasi sosial Fahira dalam pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, dan antimiras. Namun, berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan Agus-Sylvi hanya mendapatkan suara kurang dari 20 persen, sementara pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot mendapatkan sekitar 42 persen dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperoleh sekitar 39 persen suara.

"Saya yakin visi misi dan nilai-nilai yang diperjuangkan AHY-Sylvi saat kampanye senada dengan apa yang ingin diwujudkan Anies-Sandi jika nanti terpilih. Kita sama-sama tegas tolak penggusuran dan reklamasi. Kita sama-sama punya ketegasan berantas miras dan kita punya komitmen merangkul semua warga Jakarta dan menghormati ulama,” kata Fahira.

Meski Agus-Silvi kalah dan kemungkinan besar tersingkir dari Pilkada DKI, Fahira tetap memuji Agus sebagai calon pemimpin masa depan dan Sylviana sebagai tokoh perempuan visioner.

“Perjuangan kita melepaskan warga Jakarta dari pengkotak-kotakan, ketidakberpihakan, dan ancaman bencana ekologis akibat reklamasi, kita gantungkan ke pundak pasangan Anies-Sandi. Kita satukan suara umat, untuk tumbangkan kearogansian,” kata Fahira.

Dia yakin, jika pendukung AHY-Sylvi solid mendukung Anies-Sandi maka Ahok akan kalah di putaran kedua Pilkada, April mendatang. “Warga Jakarta harus menunjukkan bahwa kita yang paling berhak menentukan wajah kota ini, bukan segelintir elit dan golongan,” tutupnya.

Terbaru
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah
24 Februari 2017 | 11:23
Hak Angket Ahok cuma gaya-gayaan DPR
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemendagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok