Politik

Habiburokhman: mustahil Ahok menang di putaran kedua

4.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:16
16 FEB 2017
Dok. Pembina ACTA Habiburrokhman.
Reporter
Imam Bashori
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman yakin pasangan Basuki Tjahaja Purnama kalah di putaran kedua Pilkada DKI 19 April mendatang, karena pemilih pasangan Agus Harimurti-Sylviana Murni akan beralih mendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Pemilih lawan Ahok (Anies Baswedan-Sandiana Uno) lebih banyak. Mustahil dia (Ahok) akan menang," kata dia, usai acara tumpengan di kantornya, Jalan Imam Bonjol 44 Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. 

Pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan suara terbanyak berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei. Ahok-Djarot mendapatkan sekitar 42 persen, Anis-Sandi 39, dan pasangan Agus Harimurti-Sylviana Murni kurang dari 20 persen. Jika mengacu pada hasil ini, Agus-Sylvi dipastikan tersingkir dan Ahok-Djarot akan melawan Anies-Sandi di puutaran kedua Pilgub DKI.

Habiburokhman yakin suara umat Islam di kubu Agus-Sylvi akan beralih ke Anies-Sandi. "Kami sangat yakin jika suara umat Islam akan beralih ke lawan Ahok," ujarnya. 

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, jauh sebelum Pilkada DKI, ACTA sudah melakukan pembahasan tentang gagasan melawan Ahok, dengan tujuan mendapatkan Gubernur DKI yang manusiawi, tidak bicara kotor, dan tidak pernah memaki rakyat.

"Dulu kita awal dekralasi ACTA 30 Maret 2016 yang berposisi secara politik tidak mendukung Ahok, banyak orang tidak yakin jika Ahok suaranya akan di bawah 50 persen tapi sekarang hasil quick count di bawah 50 persen," bebernya.

"Semoga doa kita dikabulkan. Kita harap semua agar tidak ada sikap takabur tapi memiliki kepercayaan diri," sambung dia.

Terbaru
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah
24 Februari 2017 | 11:23
Hak Angket Ahok cuma gaya-gayaan DPR
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemendagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok
Berita Terkait
20 Februari 2017 | 18:53
Ahok: banjir tinggal 80 titik