Politik

Kapolri: pilkada di 101 daerah aman

935
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:18
16 FEB 2017
Dok. Kapolri saat apel pengamanan Pilkada. Foto: Abtara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa pilkada di 101 daerah, berlangsung aman.

"Kita bersyukur pilkada di 101 daerah berjalan dengan aman dan terkendali tanpa adanya gangguan yang terjadi," katanya saat menyampaikan keterangan di Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota, Kamis.

Pilkada serentak Rabu 15 Februari kemarin dilaksanakan di tujuh provinsi 76 kabupaten, dan 18 kota. Salah satu pilkada yang paling mendapat perhatian adalah pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Pilgub DKI diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni nomor urut 1, Agus Harimurti-Sylviana; nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat; dan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Hasil hitung cepat lembaga survei menempatkan pasangan Ahok-Djarot di posisi teratas, disusul pasangan Anies-Sandi dan Agus-Sylvi. 

Kapolri mengapresiasi warga, peserta pilkada, pemerintah daerah, TNI, dan pihak lain yang ikut membantu menjaga keamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serantak.

"Sinergi semua pihak di setiap daerah mampu menekan masalah yang muncul sehingga tercipta iklim yang aman dan kondusif," ujarnya.

"Sinergi yang dibangun di setiap daerah, harapannya bisa terus dijaga dalam menciptakan iklim yang aman bagi masyarakat," kata Tito, yang menyampaikan keterangan pers didampingi Kapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, Pangdam Jaya dan Danrem Banten.

Tito menambahkan, sampai saat ini kepolisian belum menerima laporan mengenai insiden yang signifikan selama pemungutan suara pemilihan kepala daerah, kemarin.

Terbaru
24 Februari 2017 | 18:03
Jokowi: saya cinta Muhammadiyah
24 Februari 2017 | 11:23
Hak Angket Ahok cuma gaya-gayaan DPR
24 Februari 2017 | 10:14
Gerindra yakini Angket Ahok Gate mulus
24 Februari 2017 | 10:02
Kemendagri siapkan pengganti Ahok
24 Februari 2017 | 06:00
Renyahnya gorengan isu Freeport
23 Februari 2017 | 15:22
Ahok: saya selalu salah
23 Februari 2017 | 06:00
2 aral baru bagi ahok
22 Februari 2017 | 20:23
Djarot tak kenal Iwan Bopeng
22 Februari 2017 | 17:32
Demokrasi di Indonesia kebablasan
22 Februari 2017 | 15:36
Mendagri: saya tidak bela Ahok
22 Februari 2017 | 13:07
Putusan MA soal Ahok sudah tepat
22 Februari 2017 | 12:46
MK buka pendaftaran sengketa pilkada
22 Februari 2017 | 11:29
Mendagri siap digugat atas status Ahok