Politik

PDIP belum tentu usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:01
18 MAR 2017
Dok: Ridwan Kamil saat menemui Megawati Soekarnoputri
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - PDIP sudah memenuhi syarat kuota 20 persen kursi legislatif untuk mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Pilkada Jawa Barat 2018, karena itu partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini akan mempertimbangkan calon terbaik sebagai kepala daerahnya.

Karena dalam Pilkada Serentak 2018 ini, selain pemilihan gubernur Jabar, juga ada pemilihan kepala daerah di 16 kabupaten/kota lainnya.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) Dr. TB Hasanuddin mengatakan, ada banyak pertimbangan PDIP dalam mengusung calon kepala daerah. Berbagai aspek pun menjadi ragam pertimbangan tersebut, apalagi Jawa Barat merupakan satu wilayah yang sangat besar dan luas, serta memiliki permasalahan yang sangat kompleks.

"Salah satu pertimbangan lainnya adalah dengan siapa kami akan berkoalisi. Dan tentu ideologi merupakan pertimbangan utama kami dalam menentukan, dengan siapa kami harus berkoalisi dan siapa calon yang akan diusung," kata TB Hasanuddin, hari ini.

Dilihat dari hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Jabar, jumlah kursi tertinggi di DPRD Jabar diraih oleh PDIP sebanyak 20 kursi. Kemudian Golkar sebanyak 17 kursi, PKS 12 kursi, Demokrat 12 kursi dan Gerindra 11 kursi. Partai lainnya yakni PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, NasDem 5 kursi, PAN 4 kursi dan Hanura 3 kursi.

Jika melihat jumlah kursi tersebut, hanya PDIP yang dapat mengusung calonnya sendiri tanpa bergabung dengan parpol lain.

Terkait dengan beredarnya kabar bahwa PDIP akan mengikuti jejak Partai Nasdem yang akan mendeklarasikan Ridwan Kamil pada Minggu lusa di Bandung (19/3), TB Hasanuddin menjawab dengan diplomatis bahwa PDI Perjuangan sedang melakukan proses untuk menentukan calon gubernur Jawa Barat. Proses internal ini tentu saja tidak tergantung dan tidak dipengaruhi dengan sikap dan langkah partai lain. Semuanya nanti akan diputuskan pada saatnya oleh DPP.

"Waktunya masih cukup melakukan proses itu di internal. Dan hingga saat ini  DPP PDI Perjuangan belum memutuskan siapa calon yang akan direkomendasikan. PDI perjuangan juga belum memutuskan dengan partai mana saja akan berkoalisi," tegas TB Hasanuddin.

Meski demikian, sambung TB Hasanuddin, PDIP sudah menyiapkan beberapa nama calon kandidat, termasuk salah satunya adalah Ridwan Kamil.

Namun yang pasti, TB Hasanuddin menekankan bahwa PDIP bukanlah partai deklarator. Bila ada partai lain mau mendeklarasikan calon kandidat, maka itu bukan urusan PDIP, dan sikap PDIP sama sekali tidak dipengaruhi oleh hal tersebut.

"PDIP akan memutuskan secara matang siapa yang akan direkomendasikan. Dan menurut aturan yang berlaku, kami (PDIP Jabar) dapat mencalonkan atau mengusung calon gubernur dan wakil gubernurnya sendirian, kami memiliki 20 kursi di DPRD Jabar," kata TB Hasanuddin.

Sikap resmi DPD PDIP Jawa Barat sendiri, TB Hasanuddin menggarisbawahi, akan taat dan loyal kepada keputusan resmi DPP PDI Perjuangan. Sikap politik DPD Jawa Barat adalah tegak lurus dengan sikap politik DPP PDI Perjuangan.

"Siapapun yang direkomendasikan oleh Ibu Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, akan kami dukung dengan penuh loyalitas, totalitas dan kesungguhan," tegas TB Hasanuddin.

Terbaru
23 Maret 2017 | 20:28
Ahok dihadiahi buku Cak Nur
23 Maret 2017 | 19:45
Gerindra kecewa pada Ridwan Kamil
23 Maret 2017 | 18:23
Ahok: saya kerja ikhlas saja
23 Maret 2017 | 12:35
Jokowi kecam teror London
23 Maret 2017 | 06:00
SBY kena lagi
22 Maret 2017 | 19:08
Ahok: Soeharto itu cerdas
21 Maret 2017 | 15:14
Sandiaga laporkan kekayaan ke KPK