Politik

Djarot keluhkan tebaran intimidasi di lapangan

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:38
18 MAR 2017
Dok: Ahok-Djarot
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Calon wakil gubernur petahana, Djarot Saiful Hidayat menemukan masih banyak ancaman atau intimidasi dan provokasi yang dialami warga di lapangan, tak tanggung-tanggung, intimidasi tersebut disebarkan melalui khotbah di rumah ibadah.

"Saya mohon lah, jangan digoreng-goreng isu-isu SARA untuk Pilkada di Jakarta ini, tidak baik, tidak sehat. Biar warga menentukan pilihannya dengan nyaman di TPS," ujar Djarot di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Soal intimidasi ini sempat membuat tim pemenangan terkejut ketika mengetahui Wakil Ketua Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Jelambar, Widodo babak belur karena dikeroyok 10 orang pada awal Januari lalu. 

Selasa kemarin, Iwan (44), warga Kalianyar V RT 10, RW 003, Kelurahan Kalianyar Tambora, Jakarta Barat, dipukuli tiga orang pemuda karena berteriak 'hidup Ahok'. Pemukulan tersebut terpaksa dilakukan tiga orang pemuda karena Iwan dikabarkan tengah mabuk dan menganggu warga.

Yang terbaru, Rimanews mendapatkan kabar soal keluhan warga tentang intimidasi yang disampaikan langsung kepada Ahok pada kampanyenya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, kemarin. Sayangnya Ahok datang menemui warga tanpa awak media. Pada pertemuan itu dikabarkan warga mendapatkan intimidasi yang cukup mengerikan. Namun, belum diketahui bentuk dari intimidasi tersebut.

Djarot menjelaskan, ancaman dan provokasi yang dialami disampiakan langsung warga ketika dirinya mengunjungi kawasan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

"Bahkan ada warga yang mendapat ancaman tidak akan bisa lagi berjualan kalau tidak memilih pasangan tertentu. Tidak akan diurus jenazah kalau pilih pasangan tertentu. Itu kan tidak boleh," ungkap Djarot.

Terbaru
21 April 2017 | 18:15
Anies ajak warga bersatu
21 April 2017 | 10:06
Ahok keok, PPP Romi gaduh
21 April 2017 | 08:18
Anies: Jakarta baru dimulai
21 April 2017 | 06:00
Baju kotak-kotak hilang kesaktian
20 April 2017 | 20:04
Anies: Ahok sangat terbuka
20 April 2017 | 06:50
Nomor dua: dua hari dua apes
20 April 2017 | 00:25
Ahok-Djarot keok, ini pemicunya