Politik

Djarot minta pendukung tak mainkan cara primitif

2.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:37
18 MAR 2017
dok: Djarot
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Calon wakil gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat mengimbau agar para relawan dan pendukung tidak terpancing dengan fenomena intimidasi yang menimpa warga di putaran kedua Pilkada DKI.

"Kepada seluruh relawan Basuki Djarot enggak usah terpancing dengan berbagai cara seperti itu. Itu cara-cara primitif memaksakan kehendak dan tidak sesuai dengan kultur demokrasi di Indonesia," ujar Djarot pada sambutannya pada deklarasi dukungan masyarakat NTT di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Persoalan intimidasi dan provokasi yang dialami warga ditemukan Djarot di beberapa wilayah di Jakarta. Masalah tersebut disampaikan langsung warga kepada Djarot.

Salah satunya, mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur itu menyampaikan, salah seorang warga mengadukan ancaman larangan berjualan jika tidak memilih pasanga calon tertentu di putaran kedua Pilkada DKI. Yang lebih massif intimidasi disampaikan dalam khutbah di tempat ibadah.

"Nah ada lagi, ada warga yang harus membuat surat pernyataan jika jenazah keluarganya mau diurusi," ungkap Djarot.

Menurutnya, memainkan isu SARA dan agama untuk kepentingan Pilkada sangat bertentangan dengan amanat Pancasila, Undang-Undang, dan Sumpah Pemuda."Kalau berbeda pilihan silahkan tunjukan di tanggal 19 mendatang, jangan memaksa," tandas dia.

Terbaru
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid
17 Juli 2017 | 12:24
DPR bahas Perppu Ormas siang ini
13 Juli 2017 | 13:09
Perppu Ormas sudah masuk DPR
13 Juli 2017 | 08:13
HTI: Rezim Jokowi diktator
13 Juli 2017 | 06:00
Riwayat HTI usai Perppu Ormas