Politik

Djarot: Tamasya Al Maidah, opo meneh iki?

67.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:25
18 MAR 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Calon wakil gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat mengaku terkejut mendengar kabar tentang operasi bertajuk 'Tamasya Al Maidah' yang akan dilakukan pada 19 April mendatang, atau bertepatan dengan hari pemungutan suara putaran kedu Pilkada DKI.

"Kemarin pas di lapangan, saya diberitahu media, ada 'Tamasya Al-Maidah', opo maneh iki? Seluruh warga diminta datang ke Jakarta untuk mengawal masing-masing TPS, ngapain?" ujar Djarot, dalam acara peluncuran Tim Reaksi Cepat Bhinneka Tunggal d kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Tamasya Al Maidah sebelumnya ramai menjadi percakapan di media sosial dan aplikasi percakapan. Dengan poster, kelompok yang menyebut diri Gerakan Kemenangan Jakarta (Gema Jakarta) mengajak orang dari luar Jakarta berjaga di TPS saat pencoblosan. 

Yang ingin mendaftar diminta untuk mengunduh aplikasi pada ponsel pintar melalui Google Playstore. Pada hari-H mereka diwajibkan mengenakan "kemeja putih dan songkok hitam" bagi laki-laki, memakai "gamis dan jilbab warna gelap" bagi perempuan, dan menggunakan stiker bertuliskan tag-line aksi.

Djarot pun mengaku heran dengan gerakan tersebut. Menurutnya, sudah banyak pihak yang menjadi saksi dan mengawal pelaksanaan pilkada di tiap TPS. Saksi itu berasal dari saksi tiap pasangan calon, petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS), personel TNI/Polri, dan saksi dari pemerintah. Menurut Djarot, tak perlu lagi mengerahkan massa untuk menjadi saksi di TPS. 

"Saksinya sudah banyak, enggak perlu undang (warga) seluruh Indonesia, apalagi pakai (alasan menegakkan) Al-Maidah. Ketawa sendiri saya, lucu," kata Djarot. 

Djarot menginginkan, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 berlangsung aman dan damai. Selain itu, dia tidak menginginkan adanya upaya intimidasi dalam memilih calon gubernur. 

"Mari sama-sama berdoa ke Allah supaya diberikan kejernihan hati, betul-betul punya kekuatan mental dalam menentukan pilihan. Soal masuk neraka atau surga, hanya Allah yang tahu," ungkap Djarot.

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid
17 Juli 2017 | 12:24
DPR bahas Perppu Ormas siang ini
13 Juli 2017 | 13:09
Perppu Ormas sudah masuk DPR
13 Juli 2017 | 08:13
HTI: Rezim Jokowi diktator
13 Juli 2017 | 06:00
Riwayat HTI usai Perppu Ormas