Politik

Anies dan Sandiaga merasa difitnah tanda tangan mereka dipalsukan

49.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:00
19 MAR 2017
Editor
Sumber
Antara

Rimanews - Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno merasa difitnah setelah tanda tangan mereka dipalsukan dalam akad kontrak mengenai rencana penerapan syariat Islam di Jakarta.

"Ini fitnah lagi, setelah fitnah-fitnah sebelumnya. Tanda tangan saya tidak seperti itu," kata Anies di Jakarta, Minggu (19/3/2017).

Sandiaga juga merasa nama, dan tanda tangannya dicatut dalam akad kontrak itu dan menyatakan heran mengetahui ada orang atau kelompok yang mau repot untuk membuat akad kontrak semacam itu.

"Jelas-jelas itu bukan tanda tangan saya," ungkap Sandiaga.

Wakil Ketua Tim Media Anies Sandi, Naufal Firman Yursak, juga menegaskan, Anies dan Sandi tidak pernah menandatangani akad tersebut.

"Dan itu palsu," imbuhnya. 

Dia meminta relawan dan simpatisan Anies dan Sandi tenang menanggapi kabar bohong itu.

"Kami mengajak kepada para relawan, simpatisan dan warga untuk tetap fokus pada program kerja dan makin kerja keras memenuhi harapan warga Jakarta untuk menciptakan perubahan di Ibu Kota," katanya.

Anies dan Sandi mengikuti pemilihan gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta putaran kedua bersaing dengan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Terbaru
28 April 2017 | 21:05
Pilkada DKI jadi Pilpres jilid II
27 April 2017 | 16:40
Petinggi Golkar tidak solid
27 April 2017 | 15:29
500 antrean untuk jumpa Ahok
27 April 2017 | 07:20
"Penyidik KPK zalim dan sembrono"
26 April 2017 | 20:34
Gerindra tolak hak angket KPK