Politik

Merasa dibohongi Ahok, 12 organisasi buruh dukung Anies-Sandi

17K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:17
19 MAR 2017
Anies Baswedan (kiri) dan Sandiaga Uno. Foto: Antara
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Dua belas organisasi buruh Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta karena merasa dibohongi calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.  

Dua belas organisasi buruh yang tergabung dalam Koalisi Buruh Jakarta itu menandatangani kontrak politik dengan Anies-Sandi karena merasa Ahok sudah banyak membuat kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat kecil dan buruh.

"Jakarta dengan potensi APBD yang luar biasa sekitar Rp 70 triliun, tetapi belum ada efeknya bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Kita seperti dibohongin, banyak hal yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat. Karena itu kita sepakat untuk memenangkan Anies-Sandi," kata koordinator Koalisi Buruh Jakarta, Winarso, dalam sebuah pernyataan yang diterima Rimanews, hari ini.

Buruh bahkan menjuluki Ahok sebagai Bapak Upah Murah, Bapak Tukang Gusur Rakyat Kecil, hingga Bapak Penista Agama. Tidak hanya itu, beberapa kali buruh Jakarta melakukan demo menolak penggurusan dan reklamasi, termasuk menuntut KPK mengusut tuntas kasus korupsi RS Sumber Waras yang diduga melibatkan Ahok.

Winarso mengeluhkan upah minimum Jakarta yang lebih rendah dari Bekasi dan Karawang. Hal ini menyebabkan rendahnya daya beli buruh Jakarta. Menurutnya, adalah hal aneh jika upah di Jakarta lebih rendah dari Bekasi dan Karawang karena biaya hidup di ibu kota lebih tinggi.

"Gerakan ini berangkat dari keinginan teman-teman yang sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinan Ahok," kata Winarso.

Sponsored
The Money Fight

KATA KUNCI : , , , , , ,
Terbaru
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid
17 Juli 2017 | 12:24
DPR bahas Perppu Ormas siang ini
13 Juli 2017 | 13:09
Perppu Ormas sudah masuk DPR
13 Juli 2017 | 08:13
HTI: Rezim Jokowi diktator
13 Juli 2017 | 06:00
Riwayat HTI usai Perppu Ormas