Politik

Mahasiswa sayangkan deklarasi dini Ridwan Kamil

1.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:31
20 MAR 2017
Ridwan Kamil
Reporter
Arief Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Aliansi Mahasiswa Pantura (AMP) Jabar menyayangkan deklarasi Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jabar yang diusung partai NasDem kemarin. Deklarasi tersebut dinilai terlalu dini dan berakibat pada kemungkinan penelantaran program kerja daerah karena terlalu fokus pada pemilu.

“Hal ini sebetulnya sangat disayangkan terlebih masih banyak PR dan pekerjaan yang belum selesai dikerjakan semasa kepemimpinannya,” kata Sekjend AMP Jabar, Harman Maulana saat dihubungi, Senin (20/3/2017).

Harman mendesak para kepala daerah yang masih menjabat jangan dulu bicara masalah Pilgub Jabar, tetapi memikirkan terlebih dahulu masalah daerahnya Masing-masing.

“Seharusnya Kang Emil lebih baik fokus saja memimpin Kota Bandung disisa kepemimpinan sebagai Wali Kota Bandung. Karena jika melangkah atau memutuskan untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2018 maka perubahan untuk Kota Bandung tidak akan sesuai dengan harapan," ujarnya.

"Kami minta siapapun kepala daerah jangan dulu bicara kontestasi pilgub Jabar, fokus saja pada tanggungjawab kerja di masing-masing derahnya, kan masih lama juga pilgubnya," imbuhnya.

Harman mengungkapkan kepala daerah yang hendak ikut dalam kontestasi pilgub Jabar harus menyelesaikan dulu program pembangunan di masing-masing daerah dan menciptakan ketentraman supaya pembangunan dapat berjalan sebagaimana mustinya.

"Tolong jangan gaduh dulu, ciptakan kondusivitas Jawa Barat agar agenda pembangunan berjalan lancar. Semua pihak kesampingkan dulu syahwat kekuasaannya," ungkap Harman Maulana yang juga mahasiswa pascasarjana di UIN Bandung.

Terbaru
23 Maret 2017 | 20:28
Ahok dihadiahi buku Cak Nur
23 Maret 2017 | 19:45
Gerindra kecewa pada Ridwan Kamil
23 Maret 2017 | 18:23
Ahok: saya kerja ikhlas saja
23 Maret 2017 | 12:35
Jokowi kecam teror London
23 Maret 2017 | 06:00
SBY kena lagi
22 Maret 2017 | 19:08
Ahok: Soeharto itu cerdas
21 Maret 2017 | 15:14
Sandiaga laporkan kekayaan ke KPK