Politik

Ahok berpeluang gaet pemilih muslim konservatif

6.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:54
03 APR 2017
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memiliki peluang dipilih waga muslim konservatif, mengingat semakin tampaknya gerakan Islam radikal yang sangat dekat Anies Baswedan, kata peneliti LIPI, Amin Mudzakkir.

"Ini justru peluang bagi Ahok kalau mau dikelola dengan baik," ujarnya dalam diskusi yang digelar di Posko Pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Belakangan ini, kata Amin, ada kekhawatiran dari lapisan Islam konservatif di Jakarta dengan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh kelompok Islam radikal yang sudah terang-terangan mendukung pasangan calon nomor tiga, Anies-Sandi. Yang terbaru, adalah aksi 313 yang diwarnai penangkapan terhadap Muhammad Al Khatthath sebagai penggagas dengan tuduhan makar.

Pada posisi ini, kata dia, Ahok diuntungkan dengan hadirnya PPP sebagai partai pendukung dengan mayoritas warga NU di dalamnya. PPP dinilai Amin tidak terlepas dari penganut Islam tradisional dan konservatif.

"Jadi saya melihat kelompok Al Khaththath, dari HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) segala macam yang secara terang-terangan mendukung Anies ini membuat kelompok Islam tradisionalis tidak nyaman, walaupun mereka tidak suka dengan Ahok," terangnya.

Hal itu bukan tidak mungkin akan menyebabkan banyak warga yang memutuskan untuk menjadi penonton karena menolak dianggap menjadi bagian dari Islam radikal, dan akhirnya berujung pada tingginya angka Golput di putaran kedua Pilkada DKI. 

Peluang lain, kata Amin, akan ada kekuatan dari kelompok sekuler yang memutuskan untuk bergerak karena tidak ingin dipimpin oleh sosok yang dibekingi kelompok Islam radikal.

"Karena takut kelompok ini menang, mungkin mereka akan pilih Ahok," ungkap Amin.

Terbaru
15 Juni 2017 | 14:53
Usai dilantik, Djarot temui Ahok
13 Juni 2017 | 15:09
DPR berhak mengawasi KPK
9 Juni 2017 | 18:28
Djarot dilantik 15 Juni