Politik

KPU: hasil hitung cepat hanya referensi

10.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
04:14
20 APR 2017
Dok. Pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan bahwa hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei dapat dijadikan referensi, tetapi bukan hasil akhir.

"Quick count dan survei itu kegiatan legal, ilmiah, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Publik bisa menggunakan sebagai referensi," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul di putara kedua Pilkada DKI dengan peroleh suara sekitar 57 persen, sementara pasangan inkumben mendapatkan sekitar 43 persen suara.

Arief menjelaskan, melalui survei publik dapat memahami seluruh kegiatan pilkada serentak dengan lebih cepat. Namun dia menegaskan hasil hitung cepat bukan merupakan hasil resmi.

"Hasil akhir ditetapkan oleh KPU DKI Jakarta," tutur dia terkait Pilkada DKI putaran kedua.

Menyoal potensi sengketa Pilkada 2017, KPU mengaku telah menyiapkan diri untuk mempertanggungkan hal yang menjadi pekerjaannya.

Terbaru
19 Mei 2017 | 12:48
Djarot: OK OCE enggak jelas