Politik

Wapres Amerika puji toleransi beragama di Indonesia

10.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:47
21 APR 2017
Pence bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Foto: VoA)
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil Presiden Amerika Mike Pence memuji keberagaman dan toleransi antarberagama di Indonesia, saat berkunjung ke Tanah air untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Joko Widodo dan pejabat ASEAN, kemarin.

“Sebagai negara demokrasi terbesar ke-dua dan ketiga di dunia, kedua negara kita memiliki banyak kesamaan nilai termasuk di antaranya kebebasan, supremasi hukum, HAM dan keberagaman dalam beragama. Amerika Serikat bangga bermitra dengan Indonesia, untuk memajukan dan melindungi nilai-nilai ini,” ujar Pence di Masjid Istiqlal, Jakarta, kemarin.

Pence dan rombongan mengunjung masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara, serta bertemu dengan para tokoh beberapa agama, termasuk Islam, Kristen, Budha dan Hindu.

Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia, merupakan persinggahan terbaru Pence dalam lawatan yang juga membawanya ke Korea Selatan dan Jepang. Ia juga dijadwalkan untuk mengunjungi Australia.

Selain berbicara mengenai keberagaman, Pence juga menekankan perlunya kebebasan mendasar mengenai pelayaran, dan mengatakan ia dan Presiden Donald Trump ingin memperluas hubungan ekonomi dengan Indonesia.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Amerika menginginkan hubungan perdagangan kedua negara berlangsung bebas dan adil, ini demi penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi bagi kedua pihak. Sebagaimana yang Presiden Joko Widodo sering sampaikan, kami menginginkan hubungan yang sama-sama menguntungkan dan kami yakin kita dapat mencapainya,” jelas Pence, seperti diberitakan VoA Indonesia.

Terbaru
27 Juli 2017 | 06:01
Pansus KPK akan rugikan Jokowi
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
24 Juli 2017 | 18:39
Amien Rais talak Jokowi
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid
17 Juli 2017 | 12:24
DPR bahas Perppu Ormas siang ini