Politik

Fahri identifikasi massa tolak dirinya di Manado

2.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:30
15 MEI 2017
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Reporter
Dhuha Hardiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews – Wakil ketua DPR, Fahri Hamzah menuding massa yang menolak dirinya di Manado adalah orang-orang yang dikoordinir oleh pihak tertentu.

“Saya tidak tahu, tapi itu berpakian seragam. Kalau di tempat lain, kita sebut PAM (pasukan keamanan masyarakat) swakarsa. Saya juga dpt WA dari teman-teman, ijin mau turun, saya bilang tidak usah,” katanya di Jakarta Senin (15/05/2017).

Fahri meminta semua pihak untuk tidak menakut-nakuti masyarakat terkait perbedaan yang ada. Ia memandang perbedaan adalah keniscayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga.

“Jangan takut-takuti orang bahwa kita ini beda, seolah-olah orang pakai jubah itu anti-NKRI. Emang kita gini, terima aja. Kita ini bangsa besar terdiri dari beribu-ribu pulau,” katanya.

Politisi PKS itu juga meminta demonstrasi penolakan dirinya tidak dibesar-besarkan dan masyarakat tidak perlu takut.

“Hal-hal seperti ini tidak perlu dibesar-besarkan, tidak perlu takut,” katanya.

Sebelumnya, kedatangan Fahri di bandara pada Sabtu (13/05) ditolak oleh ratusan demonstran. Massa menggelar aksi menolak kedatangan Fahri karena menganggap dia adalah pejabat negara yang kerap melontarkan pernyataan yang tak mencerminkan toleransi.

Aksi massa, yang sebagian di antaranya membawa senjata tajam, diklaim datang dari berbagai elemen masyarakat dan sempat terlibat bentrok dengan polisi di Kantor Gubernur. Massa juga sempat merangsek masuk hingga ke dalam Bandara dengan menjebol pagar. Namun, pihak keamanan dapat meredam keributan itu dan tidak sampai menimbulkan korban.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
15 Juni 2017 | 14:53
Usai dilantik, Djarot temui Ahok
13 Juni 2017 | 15:09
DPR berhak mengawasi KPK
9 Juni 2017 | 18:28
Djarot dilantik 15 Juni
Politik