Politik

Banyak negara ingin undang Jokowi

4.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:50
16 MEI 2017
Editor
Dhuha Hardiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan banyak negara sahabat Indonesia meminta Presiden Joko Widodo untuk mengunjungi negara mereka.

"Yang diperhatikan adalah undangan terhadap Presiden untuk berkunjung ke negara-negara itu banyak sekali," kata Retno ditemui di Hotel Conrad Beijing pada Senin (15/5) malam terkait pertemuan kepala negara/pemerintahan saat diskusi meja bundar KTT Belt and Road Forum.

Presiden Jokowi telah menghadiri KTT tersebut bergabung bersama 28 pemimpin negara lainnya membahas kerja sama infrastruktur dan konektivitas.

Ajakan tersebut, jelas Retno, disampaikan sejumlah kepala negara/pemerintahan pada saat Jokowi berada di ruang tunggu VVIP Yangqi Lake International Conference Center sebelum diskusi meja bundar dimulai.

"Ada beberapa yang juga menyampaikan ingin berkunjung ke Indonesia. Jadi setiap ketemu, ayo datang ke negara saya, ada ajakan dan sudah sampai tanggal datang pada bulan ini hingga sebagainya," kata Retno menjelaskan ketertarikan negara sahabat mengundang Presiden Jokowi

Selain mendapat undangan, kepala negara/pemerintahan negara sahabat itu juga menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Tanah Air.

"Kita melihat bahwa hal itu menunjukkan adanya satu posisi khusus Indonesia, apalagi tadi pada saat menyampaikan pernyataan, Presiden menyampaikan mengenai posisi kita di dalam konteks Indo Pacific," kata Retno.

Posisi geografis Indonesia yang berada di antara dua samudera, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, menjadikan Tanah Air sebagai kawasan yang strategis, tambah Menlu.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah menghadiri KTT Belt and Road Forum for International Cooperation yang membahas potensi kerja sama di bidang infrastruktur dan konektivitas.

Indonesia juga menekankan agar kerja sama yang dilakukan dapat saling menguntungkan dan menghormati kedaulatan serta integritas suatu negara.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
15 Juni 2017 | 14:53
Usai dilantik, Djarot temui Ahok
13 Juni 2017 | 15:09
DPR berhak mengawasi KPK
9 Juni 2017 | 18:28
Djarot dilantik 15 Juni
Politik