Politik

Gerindra ikut Pansus Hak Angket KPK gara-gara Desmon

2.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:06
09 JUN 2017
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - Fraksi Partai Gerindra berencana secara resmi mengirimkan nama-nama anggotanya ke Pansus Hak Angket KPK hari ini. Pengiriman anggota ke Pansus tersebut karena pengakuan dari Miryam S Haryani bahwa dirinya tidak pernah diintervensi oleh anggota Komisi III DPR RI, termasuk politisi partai Gerindra, Desmon J Mahesa.

Hal tersebut sekaligus membantah pernyataan salah penyidik KPK, Novel Baswedan, yang menyebut bahwa anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Desmon J Mahesa, ikut melakukan penekanan terhadap Minyam S Hariyani bersama sama dengan beberapa Anggota DPR lain.

Kemarin, (8/06/2017), DPR menggelar Rapat Pertama Pansus Hak angket KPK dan pada saat itu dibahas surat pernyataan dari Anggota DPR Miryam S Haryani yang menyatakan bahwa tidak ada anggota DPR yang menekan dirinya untuk membatalkan BAP yang dibuat oleh penyidik KPK dalam kasus skandal e-KTP.

"Maka rapat Fraksi Gerindra hari Kamis tanggal 8 juni pukul 16.00 memutuskan Fraksi Gerindra untuk mengirimkan nama-nama Anggota Pansus Hak Angket dari Fraksi Gerindra yang akan disampaikan kepada Pimpinan DPR Pada hari Jumat (9/6)," kata Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (08/06/2017).

Usulan hak angket ini tercetus saat KPK melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III pada Rabu (19/4) dini hari karena KPK menolak untuk membuka rekaman pemeriksaan mantan anggota Komisi II dari fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani di luar persidangan terkait kasus KTP Elektronik.

Pada sidang dugaan korupsi KTP-E pada 30 Maret 2017, penyidik KPK yang menangani kasus tersebut yaitu Novel Baswedan mengatakan bahwa Miryam ditekan oleh sejumlah anggota Komisi III untuk tidak mengakui fakta-fakta menerima dan membagikan uang dalam penganggaran KTP-E.

Nama-nama anggota Komisi III itu menurut Novel adalah Ketua Komisi III dari fraksi Golkar Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Komisi III dari fraksi Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, anggota Komisi III dari Fraksi Partai Hanura, Sarifuddin Suding, anggota Komisi III dari Fraksi PDI-Perjuangan Masinton Pasaribu dan satu orang lagi yang Novel lupa namanya.

Terbaru
15 Juni 2017 | 14:53
Usai dilantik, Djarot temui Ahok
13 Juni 2017 | 15:09
DPR berhak mengawasi KPK
9 Juni 2017 | 18:28
Djarot dilantik 15 Juni
Politik