Politik

PKB buka pendaftaran caleg secara gratis

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:37
14 JUN 2017
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB Marwan Jafar
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB Marwan Jafar memastikan partainya akan menerima pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) 2019. Bahkan bukan hanya untuk kader partainya saja, tetapi untuk setiap warga negara Indonesia.

Menurut Marwan sebagai partai yang terbuka, PKB akan membuka pintu bagi seluruh putra dan putri terbaik bangsa baik dari kalangan profesional, birokrat pengusaha, selebriti, dan anggota organisasi masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda lainnya untuk mendaftarkan diri menjadi caleg di semua level. Mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota.

"Bagi siapa pun yang mendaftar, partai (PKB) terbuka," ujarnya di Graha Gusdur DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Cikini Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2017).

Kabar baiknya lagi, Marwan memastikan tidak akan meminta mahar untuk para pendaftar sebagai caleg dari PKB.

"Oh tidak sama sekali (Tidak dipungut Biaya ; Gratis) jadi silakan terbuka, nggak ada pungutan biaya satu sen pun, silahkan ambil formulir isi aja nanti isi yang baik CVnya kami akan melakukan survei perdapil dan masing-masing individu kalau memang itu memehuni standarisasi kami akan calegkan kalau tidak ya tidak," terangnya.

Lebih lanjut, tokoh asal Pati, Jawa Tengah ini mengatakan bagi masyarakat yang berminat menjadi caleg, maka formulir bisa diambil dan diisi manual di DPP PKB, Jalan Raden Saleh No. 9 Jakarta Pusat. 

Selain itu, bagi masyarakat yang terkendala waktu dan atau jarak, PKB menyediakan fasilitas pendaftaran secara online dalam situs www.calegpkb.com. 

Dalam kesempatan tersebut Marwan menjelaskan jika nantinya jumlah pendaftar di suatu tempat telah memenuhi jumlah yang dibutuhkan maka pendaftar akan dikerucutkan dan tentunya caleg tersebut juga menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan.

"Yang lebih penting ketentuan-ketentuan mengenai siapa-siapa adalah berdasarkan survei, misal minatnya dimana dulu, (contohnya) di Jakarta (Dapil) 1 oke misalnya jakarta (Dapil) 1 yang dibutuhkan cuma 8 nama dan yang mendaftar ada 15 nama, maka akan kami kerucutkan menjadi 8 nama. 15 nama itu akan kita survei. 8 nama itulah yang nantinya akan menjadi caleg. Kalau kurang akan cari," ujarnya

Walaupun undang-undang belum memastikan adanya keterwakilan Perempuan yang mengharus diisi 30 persen, namun ia tetap mendorong Caleg PKB, 30 Persennya agar di isi oleh Perempuan.

"Kami juga memenuhi syarat Undang-undang kemarin 30 persen perempuan, (Pemilu 2019 nanti) juga akan kami penuhi, saya tidak tahu yang terjadi dalam Undang-undang pemilu nanti, Karena juga ada usulan 30 persen itu adalah nomer jadi, jadi kita tunggu dulu seperti  apa. Kalau itu yang dikehendaki teman-teman DPR," tukasnya

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
15 Juni 2017 | 14:53
Usai dilantik, Djarot temui Ahok
13 Juni 2017 | 15:09
DPR berhak mengawasi KPK
9 Juni 2017 | 18:28
Djarot dilantik 15 Juni
Politik