Politik

Terjun ke politik, Sandi tanggalkan jabatan di perusahaan

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:54
14 JUL 2017
Wakil Gubernur Jakarta Terpilih, Sandiaga S. Uno
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil gubernur Jakarta terpilih, Sandiaga S. Uno berjanji akan meninggalkan jabatan pada dunia usaha yang telah ia besarkan bertahun-tahun. Dia mengaku melakukan hal ini karena menjunjung tinggi prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance) dan menghindari benturan kepentingan antara politik dan kegiatan usahanya.

"Saya sudah jelaskan karena saya aktif berpolitik mulai 2015, saya rasa saya ingin menghindari benturan kepentingan karena posisi saya di politik (pasti) akan disangkutpautkandengan kegiatan usaha, bagi usaha di bidang konstruksi maupun investasi. Agar lebih jelas dan (untuk) menujunjung tinggi prinsip good governance saya memutuskan untuk mundur dari jabatan saya di korporasi itu yang saya lakukan 2015 termasuk di (PT) Nusa Konstruksi Engineering," ujarnya saat keluar dari Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/07).

Pengusaha yang akrab disapa Sandi tersebut memastikan bahwa ia akan tetap mendukung KPK dalam melakukan pemberantasan Korupsi, tidak terkecuali terhadap bekas tempat ia bekerja yakni PT Duta Graha Indah (DGI) yang diduga melakukan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009-2011 dan Pembangunan Wisma Atlet.

"Kami akan tetap mendukung langkah-langkah penegakan hukum dan gerakan membersihkan praktik dunia usaha dan pemerintah dari korupsi. Kita dukung terus," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sandi memastikan bahwa tudingan bahwa ia melakukan pertemuan dengan Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin merupakan sebuah fitnah.

"Saya tegaskan bahwa sesuai bulan Mei juga apa yang dituduhkan terjadi pertemuan itu saya bisa katakan itu fitnah dan itu sudah dijelaskan dalam pemeriksaan sebelumnya. Pertemuan itu tidak pernah terjadi dan kami menyatakan bahwa posisi kami sebagai komisaris di (PT) DGI tidak pernah menangani proyek-proyek tapi dimintai keterangan mengenai ekonomi makro dan perkembangan perusahaan," ujarnya.

"(Saya) mulai bertugas tahun 2007 sebelum perusahaan ini go public. Saya mengikuti dan bertanggung jawab untuk proyek-proyek yang dilakukan PT NKE (PT. Nusa Konstruksi Engineering) tapi saya hanya bertanggung jawab memberikan masukan di bidang ekonomi makro, ekonomi terkini dan tren pasar modal," imbuhnya.

Disinggung tentang kesiapan hadir dalam persidangan, ia pun kembali menegaskan akan siap hadir dan memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya.

"Kalau dibutuhkan kehadiran saya, saya akan selalu kooperatif dan mendukung penegakan hukum memastikan indonesia antikorupsi," katanya.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
27 Juli 2017 | 06:01
Pansus KPK akan rugikan Jokowi
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
24 Juli 2017 | 18:39
Amien Rais talak Jokowi
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid