Politik

PKB pasrah jika terkena reshuffle

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:20
17 JUL 2017
Eko Putro Sandjojo
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengaku pasrah jika kadernya terkena reshuffle, karena hal itu merupakan hak prerogratif Presiden Joko Widodo.

"Yang bisa memberikan sanksi itu Presiden. Nah, sanksinya itu macam-macam, salah satunya reshuffle. (Jadi siapapun menteri yang akan di ganti), tergantung Presiden karena itu haknya Presiden," kata Karding saat acara Harlah PKB ke-19 di Kantor PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta (17/07/2017).

Karding meminta publik untuk tidak berandai-andai terlalu jauh ketika mengomentari isu yang menyebutkan bahwa kader PKB, Eko Putro Sandjojo, yang saat ini menjabat sebagai menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (DPDTT) akan tergusur dari jabatannya.

"Udah jangan berandai-andai, Pak Eko tidak akan diganti," tegasnya.

Namun, Karding pasrah jika Jokowi akhirnya memutuskan untuk menggusur Eko dari posisinya sebagai menteri DPDTT.

"Kalo kita yang penting pertama, basis kinerja, kedua pertimbangan politik, terserah Presiden. Karena Presiden yang tahu persisnya," ujarnya.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
27 Juli 2017 | 06:01
Pansus KPK akan rugikan Jokowi
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
24 Juli 2017 | 18:39
Amien Rais talak Jokowi
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
18 Juli 2017 | 11:04
Nurdin Halid: Golkar tetap solid