Nasional

Resolusi tahun 2017, Ahok janji jaga mulut

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:47
28 DES 2016
Dok. Rimanews
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berjanji untuk menjaga tutur katanya, sebagai resolusi jika kembali terpilih di Pilkada DKI tahun depan.

"Kita mulai mengerti, bicaranya jangan banyak buka celah, supaya orang enggak bisa fitnah, untuk dipelintir," ujar Ahok disela kegiatan kampanyenya di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, hari ini.

Dia juga mengungkapkan bahwa tudingan sebagai penista agama yang dialamatkan kepadanya menjadi kenangan yang berkesan selama perjalanan di tahun 2016.

"Iya kan Ahok bisa jadi tersangka, naik jadi terdakwa," ungkapnya.

Meski demikian, dia beserta keluarga dapat menerima status tersebut, dan Ahok menyatakan tidak akan pernah takut selama memiliki tekad kuat menjadi pemimpin yang baik.

"Selama niat kita baik, kenapa mesti takut? Kalau kamu mutiara, mau buang ke kubangan juga mutiara. Kenapa kamu takut kecuali pencitraan," kata dia.

Ahok juga menceritakan suka citanya saat memimpin DKI. Salah satunya membantu pelajar pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang akan melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui bantuan operasional Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan anggaran Rp 2,7 triliun.

"Senang dong, bisa bantu orang, Rp 2,7 triliun bisa membuat orang dapat biaya (pendidikan) perguruan tinggi negeri," terang dia.

Terbaru
19 Januari 2017 | 01:02
Petani tewas tersambar petir
19 Januari 2017 | 00:46
Pasal penodaan agama harus dihapus
19 Januari 2017 | 00:34
Bareskrim panggil Sylviana Murni
18 Januari 2017 | 19:03
Gempa bumi 5,2 SR guncang Lebak
18 Januari 2017 | 14:43
Kapolri: hargai profesi Hansip
18 Januari 2017 | 14:32
FPI lukai hati rakyat Indonesia
18 Januari 2017 | 11:56
DPRD sebut Qlue alat politik Ahok
18 Januari 2017 | 11:28
Jokowi bubarkan lembaga bentukan SBY
18 Januari 2017 | 07:32
Jakarta belum ramah kepada tunanetra
Berita Terkait
19 Januari 2017 | 00:46
Pasal penodaan agama harus dihapus